Lewati ke konten
Kelas IX · Bab 7 Review Penguatan Asesmen Akhir

B. Latihan Pemecahan Masalah

Memahami latihan pemecahan masalah melalui konsep, contoh, dan latihan mandiri.

Tujuan Pembelajaran

Latihan Pemecahan Masalah
Gambar 1: Empat langkah metode Polya dalam penyelesaian soal cerita.

Setelah mempelajari submateri ini, siswa diharapkan mampu:

  • Menerapkan strategi pemecahan masalah secara sistematis pada soal matematika.
  • Menyelesaikan soal campuran yang menggabungkan beberapa konsep sekaligus (aljabar, geometri, statistika, peluang, dan aritmetika).
  • Memeriksa kembali kewajaran jawaban, satuan, dan kesesuaian dengan pertanyaan soal.
  • Membangun kepercayaan diri dalam menghadapi soal-soal bertipe asesmen akhir.

Materi

Soal-soal pada asesmen akhir sering kali menggabungkan beberapa konsep sekaligus dalam satu soal cerita. Agar tidak keliru, gunakan strategi pemecahan masalah berikut secara berurutan.

  1. Memahami Masalah — Baca soal dengan cermat, lalu tulis apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan. Perhatikan satuan dan kata kunci (misalnya “keliling”, “peluang”, “diskon”, “rata-rata”).
  2. Merencanakan Penyelesaian — Tentukan konsep atau rumus yang relevan, hubungkan informasi yang diketahui dengan yang ditanyakan, dan buat sketsa/model (gambar, tabel, atau permisalan variabel) jika membantu.
  3. Melaksanakan Rencana — Kerjakan perhitungan secara bertahap dan runtut sesuai rencana, tanpa melompati langkah.
  4. Memeriksa Kembali — Cek ulang hasil hitung, pastikan satuannya tepat, dan pastikan jawaban benar-benar menjawab pertanyaan soal (bukan hanya salah satu langkah antara).

Strategi ini berlaku untuk soal apa pun, termasuk soal campuran yang menggabungkan dua topik atau lebih seperti pada latihan berikut.

Latihan

1. (SPLDV — Aritmetika Sosial) Di sebuah toko alat tulis, harga 3 buku dan 2 pensil adalah Rp21.000,00, sedangkan harga 5 buku dan 3 pensil adalah Rp34.000,00. Tentukan harga satu buku dan satu pensil, kemudian hitung total harga jika membeli 4 buku dan 6 pensil!

Jawab: Misalkan harga buku =b= b dan harga pensil =p= p. 3b+2p=21.000(1)5b+3p=34.000(2)3b + 2p = 21.000 \quad \text{(1)} \qquad 5b + 3p = 34.000 \quad \text{(2)} Kalikan (1) dengan 3 dan (2) dengan 2, lalu eliminasi pp: 9b+6p=63.00010b+6p=68.0009b+6p = 63.000 \qquad 10b+6p = 68.000 b=68.000−63.000=5.000b = 68.000 - 63.000 = 5.000 Substitusi ke (1): 3(5.000)+2p=21.000  ⟹  2p=6.000  ⟹  p=3.0003(5.000)+2p = 21.000 \implies 2p = 6.000 \implies p = 3.000. Jadi harga satu buku =Rp5.000,00= \mathbf{Rp5.000,00} dan satu pensil =Rp3.000,00= \mathbf{Rp3.000,00}. Total 4 buku dan 6 pensil =4(5.000)+6(3.000)=20.000+18.000=Rp38.000,00= 4(5.000)+6(3.000) = 20.000+18.000 = \mathbf{Rp38.000,00}.

2. (Pythagoras — Bangun Ruang) Sebuah limas alas persegi memiliki panjang sisi alas 16 cm16\text{ cm} dan tinggi limas 15 cm15\text{ cm}. Tentukan (a) tinggi sisi tegak limas (jarak dari puncak ke tengah salah satu sisi alas), dan (b) volume limas!

Jawab: (a) Jarak dari pusat alas ke tengah salah satu sisi alas =162=8 cm= \frac{16}{2} = 8\text{ cm}. Dengan Pythagoras: tsisi=152+82=225+64=289=17 cmt_{\text{sisi}} = \sqrt{15^2+8^2} = \sqrt{225+64} = \sqrt{289} = \mathbf{17\text{ cm}} (b) V=13×luas alas×t=13×162×15=13×256×15=1.280 cm3V = \frac{1}{3} \times \text{luas alas} \times t = \frac{1}{3} \times 16^2 \times 15 = \frac{1}{3} \times 256 \times 15 = \mathbf{1.280\text{ cm}^3}

3. (Statistika — Peluang) Data tinggi badan 8 siswa (cm): 150,155,160,150,165,155,150,160150, 155, 160, 150, 165, 155, 150, 160. Tentukan mean, median, dan modus data tersebut. Kemudian, jika satu siswa dipilih secara acak, tentukan peluang siswa tersebut memiliki tinggi badan lebih dari 155 cm155\text{ cm}!

Jawab: Jumlah data =150+155+160+150+165+155+150+160=1.245= 150+155+160+150+165+155+150+160 = 1.245, sehingga mean =1.2458=155,625 cm= \frac{1.245}{8} = \mathbf{155,625\text{ cm}}. Data terurut: 150,150,150,155,155,160,160,165150, 150, 150, 155, 155, 160, 160, 165. Median =155+1552=155 cm= \frac{155+155}{2} = \mathbf{155\text{ cm}}. Modus =150 cm= \mathbf{150\text{ cm}} (muncul 3 kali). Tinggi lebih dari 155 cm155\text{ cm}: 160160 (2 siswa) dan 165165 (1 siswa), jadi n(A)=3n(A)=3 dari n(S)=8n(S)=8. P(A)=38P(A) = \frac{3}{8}

4. (Bentuk Akar — Geometri) Sebuah persegi memiliki luas 72 cm272\text{ cm}^2. Tentukan panjang sisi persegi dalam bentuk akar paling sederhana, kemudian tentukan kelilingnya!

Jawab: s=72=36×2=62 cms = \sqrt{72} = \sqrt{36 \times 2} = 6\sqrt{2}\text{ cm} K=4s=4×62=242 cmK = 4s = 4 \times 6\sqrt{2} = \mathbf{24\sqrt{2}\text{ cm}}

5. (Peluang — Aljabar) Dalam sebuah kotak berisi 4545 kelereng merah dan biru, peluang terambil kelereng merah adalah 25\frac{2}{5}. Tentukan banyak kelereng merah dan biru. Jika kemudian ditambahkan xx kelereng biru sehingga peluang terambil kelereng merah menjadi 13\frac{1}{3}, tentukan nilai xx!

Jawab: Banyak kelereng merah =25×45=18= \frac{2}{5} \times 45 = \mathbf{18}, sehingga kelereng biru =45−18=27= 45-18 = \mathbf{27}. Setelah ditambah xx kelereng biru, total kelereng =45+x= 45+x, dan peluang merah menjadi 13\frac{1}{3}: 1845+x=13  ⟹  54=45+x  ⟹  x=9\frac{18}{45+x} = \frac{1}{3} \implies 54 = 45+x \implies x = \mathbf{9}

6. (Persamaan Garis Lurus — Pythagoras) Diketahui titik A(2,3)A(2,3) dan B(8,11)B(8,11). Tentukan (a) gradien garis ABAB, dan (b) panjang ABAB (jarak dua titik menggunakan teorema Pythagoras)!

Jawab: (a) m=11−38−2=86=43m = \frac{11-3}{8-2} = \frac{8}{6} = \mathbf{\frac{4}{3}} (b) AB=(8−2)2+(11−3)2=62+82=36+64=100=10AB = \sqrt{(8-2)^2+(11-3)^2} = \sqrt{6^2+8^2} = \sqrt{36+64} = \sqrt{100} = \mathbf{10}

7. (Bilangan Berpangkat — Bentuk Baku) Jumlah penduduk sebuah kota adalah 2,4×1062,4 \times 10^6 jiwa dan luas wilayahnya 8×102 km28 \times 10^2\text{ km}^2. Tentukan kepadatan penduduk kota tersebut (dalam jiwa/km²) dalam bentuk baku!

Jawab: Kepadatan=2,4×1068×102=2,48×106−2=0,3×104=3×103 jiwa/km2\text{Kepadatan} = \frac{2,4 \times 10^6}{8 \times 10^2} = \frac{2,4}{8} \times 10^{6-2} = 0,3 \times 10^4 = \mathbf{3 \times 10^3 \text{ jiwa/km}^2}

8. (Aritmetika Sosial — Persentase Berantai) Sebuah toko membeli sepatu dengan harga Rp240.000,00 per pasang. Toko menjual dengan mengambil untung 25%25\% dari harga beli, kemudian saat promo memberikan diskon 10%10\% dari harga jual. Tentukan harga sepatu saat promo!

Jawab: Harga jual sebelum diskon =240.000+25%×240.000=240.000+60.000=Rp300.000,00= 240.000 + 25\% \times 240.000 = 240.000+60.000 = Rp300.000,00. Diskon 10%10\% dari Rp300.000,00 =10%×300.000=Rp30.000,00= 10\% \times 300.000 = Rp30.000,00. Harga saat promo =300.000−30.000=Rp270.000,00= 300.000-30.000 = \mathbf{Rp270.000,00}.

Bagikan:

Materi ini dikembangkan dari Atiga, platform belajar matematika SMP.