
Pembuka
Coba tanyakan ini di kelas besok pagi: "Kalau sebuah kaleng susu dibuka, selimutnya diratakan di meja, bangun apa yang akan kita dapat?" Sebagian besar siswa akan menjawab asal-asalan — segitiga, lingkaran, atau hanya mengangkat bahu. Padahal jawabannya sederhana dan sedikit mengejutkan: persegi panjang. Dan yang lebih mengejutkan lagi, lebar persegi panjang itu bukan diameter, bukan pula jari-jari, melainkan keliling alasnya.
Masalahnya, membongkar kaleng beneran di kelas itu merepotkan. Di sinilah GeoGebra berguna sebagai media pembelajaran untuk materi tabung: kita bisa membongkar tabung secara virtual, berulang-ulang, tanpa satu pun kaleng rusak. Kemarin kita sudah membongkar kerucut dengan cara yang sama; sekarang giliran tabung — dan kabar baiknya, tabung justru lebih bersahabat, karena jaring-jaringnya hanya terdiri atas bangun-bangun yang sudah sangat kita kenal.
Bedah Singkat: Apa Isi Appletnya
Applet pendamping artikel ini — yang akan kita bangun langkah demi langkah — isinya ringkas:
- Tiga slider. Slider
runtuk jari-jari alas (rentang 0–14, nilai awal 7), slidertuntuk tinggi tabung (rentang 0–20, nilai awal 10), dan sliderBUKA(0 sampai 1) yang mengatur seberapa terbuka jaring-jaringnya. - Satu tabung 3D berwarna biru, berdiri tegak dengan alas di titik asal dan tutup sejajar di atasnya.
- Dua label penuntun: "r = 7" di sepanjang jari-jari alas dan "t = 10" di sisi tegak tabung.
- Hitungan yang bekerja sendiri. Luas permukaan terhitung cm², dan volume adalah nilai bawaan objek tabung dari GeoGebra.
Angka luasnya bisa bulat karena memakai untuk jari-jari 7: luas selimut , ditambah dua lingkaran alas , jumlahnya tepat . Sementara jaring-jaringnya sendiri digambar GeoGebra dengan π penuh, jadi lebar persegi panjang selimutnya — kita bulatkan menjadi 44 saat membahasnya di papan tulis. Perbedaan kecil itu justru bahan diskusi yang bagus tentang pendekatan nilai π.

Untuk menemani artikel ini, appletnya sudah dibangun mengikuti langkah-langkah yang diuraikan di bawah. Hasilnya bisa langsung dicoba di sini — geser slider BUKA untuk membongkar tabung menjadi jaring-jaringnya, lalu geser r dan t untuk mengganti soalnya:
Applet tidak tampil? Buka langsung di sini: Applet Tabung: Jaring-jaring yang Bisa Dibuka — GeoGebra
Persiapan
Seperti kemarin, kita bekerja di GeoGebra Classic — di peramban atau aplikasi yang sudah terpasang — dengan tampilan 3D aktif di samping tampilan 2D, karena tabung adalah bangun ruang. Siapkan waktu sekitar setengah jam. Semua perintah diketik di bilah Input, satu per satu, dan tidak ada langkah yang tidak bisa dibatalkan.
Langkah 1: Tiga Slider — r, t, dan BUKA
Ambil alat Slider dari bilah alat, lalu buat tiga slider:
r: rentang 0 sampai 14, nilai awal 7 — sang jari-jari.t: rentang 0 sampai 20, nilai awal 10 — sang tinggi.BUKA: rentang 0 sampai 1 dengan kenaikan 0,01, nilai awal 1 — pengatur terbukanya jaring-jaring; kita buat sekarang supaya tidak bolak-balik nanti.
Dua slider pertama adalah jantung appletnya: semua objek menempel pada r dan t, sehingga satu geseran mengubah tabung sekaligus seluruh hitungannya. Slider ketiga adalah bintangnya: ia yang akan membuka jaring-jaring di Langkah 5.
Langkah 2: Tabungnya Berdiri
Bangun kerangkanya lewat bilah Input:
O = (0, 0, 0)— titik pusat alas.P = (0, 0, t)— titik pusat tutup; tingginya mengikuti slidert.R = (r, 0, 0)— titik di tepi alas, sejauh jari-jari dari pusat.Cylinder(O, P, r)— perintah membuat tabung dengan pusat alas O, pusat tutup P, dan jari-jarir. (Di antarmuka berbahasa Indonesia nama perintahnya menyesuaikan; isiannya tetap tiga: alas, tutup, jari-jari.)
Sebuah tabung kini berdiri di tampilan 3D. Geser r dan t sebentar untuk memastikan ia menuruti slider — melebar, menyempit, memanjang, memendek. Warnai biru lewat pengaturan objek supaya enak dilihat.
Langkah 3: Label r dan t
Tabung polos belum bercerita; label-lah yang membuatnya bisa dibaca siswa. Buat dua ruas garis dengan perintah Segment:
- O ke R — sang jari-jari di alas,
- O ke P — sang tinggi di sumbu tabung.
Lalu buat titik tengah kedua ruas itu dengan perintah Midpoint — sebut saja M1 untuk jari-jari dan M2 untuk tinggi. Sama seperti pada applet kerucut, titik tengah ini adalah jangkar label: dengan alat Teks, letakkan teks dinamis "r = …" yang menampilkan nilai slider r di dekat M1, dan "t = …" yang menampilkan nilai t di dekat M2. Karena menempel pada titik tengah ruas, kedua label ini selalu duduk di tempat yang benar ke mana pun slider digeser.
Langkah 4: Hitungan yang Bekerja Sendiri
Sekarang beri appletnya otak. Satu baris di bilah Input:
L = 2 * (22/7) * r * (r + t)— luas permukaan tabung: selimut ditambah kedua alasnya, sudah diringkas menjadi satu rumus.
Volume tidak perlu dihitung manual: nilai objek tabung yang tampak di panel Aljabar adalah volumenya. Dengan r = 7 dan t = 10, panel kita membaca L = 748 dan volume 1.539,38. Tambahkan dua teks dinamis — "Luas permukaan = … cm²" yang menampilkan L dan "Volume = …" yang menampilkan nilai objek tabung — dan applet ini sudah bisa memeriksa hitungannya sendiri.
Trik kelas dari artikel kemarin berlaku juga di sini: sembunyikan L dan teks luasnya lewat ikon mata di panel Aljabar, dan applet berubah menjadi lembar soal. Siswa menghitung dengan caranya, lalu jawaban ditampilkan untuk diperiksa bersama.

Langkah 5: Jaring-jaring yang Bisa Dibuka
Bagian bintangnya — dan seperti kemarin, ada dua jalan dengan tingkat kesulitan yang jujur berbeda:
Jalan sederhana (dianjurkan untuk percobaan pertama). Gambar jaring-jaringnya secara terpisah di samping tabung, tanpa animasi: satu persegi panjang dan dua lingkaran. Ukurannya bukan tebakan: persegi panjang selimut mempunyai tinggi t dan lebar sama dengan keliling alas, — untuk soal kita sekitar . Dua lingkaran berjari-jari r menempel di sisi atas dan bawah persegi panjang itu (atau di kedua ujungnya — keduanya sah). Dari gambar diam ini saja siswa sudah melihat fakta terpentingnya: tidak ada bangun asing di jaring-jaring tabung, hanya satu persegi panjang dan dua lingkaran.
Jalan bergerak (tingkat lanjut, boleh dilewati). Di applet pendamping artikel ini, jaring-jaringnya digambar dengan permukaan parametrik (perintah Surface): dinding tabung ditulis sebagai permukaan yang mencampur dua keadaan — melingkar mengelilingi sumbu pada satu ujung, dan terbentang rata sebagai persegi panjang pada ujung lain — lalu slider BUKA menggerakkan campuran itu, sementara kedua lingkaran alas dan tutup meluncur ke tempatnya di sisi persegi panjang. Hasilnya memang memuaskan: tekan tombol putar (Play) pada slider BUKA, dan tabung itu membongkar dirinya sendiri. Tetapi menuliskan rumusnya butuh ketelitian; perlakukan sebagai proyek akhir pekan, dan jangan biarkan ia menunda pemakaian applet versi sederhananya di kelas.
Memakai Applet Ini di Kelas
Urutan bertanya menentukan apakah applet ini menjadi tontonan atau menjadi pelajaran. Saran saya: tebak dulu, buka kemudian. Tampilkan tabung dengan BUKA masih tertutup, lalu minta siswa menuliskan tebakan mereka: jaring-jaring selimutnya bangun apa, dan berapa lebarnya? Kumpulkan jawaban — biasanya muncul 7 (jari-jari), 14 (diameter), dan sesekali 44 dari siswa yang diam-diam sudah menghitung keliling. Baru kemudian geser BUKA perlahan. Momen persegi panjang itu terbentang, dan lebarnya terbukti , adalah momen yang membuat rumus luas selimut tidak lagi perlu dihafal: ia terlihat.
Sesudah itu, variasikan soalnya dari applet yang sama: geser r menjadi 5 dan t tetap 10, minta siswa menghitung luas permukaan sebelum teksnya ditampilkan. Atau balik pertanyaannya — tampilkan volumenya, sembunyikan t, dan minta mereka mencari tingginya. Satu applet, banyak soal, nol fotokopi, seperti biasa.
Menyimpan, Membagikan, dan Menyematkan
Applet selesai? Simpan sebagai berkas .ggb lewat menu File → Save agar bisa dibuka dan diubah lagi kapan pun. Untuk membagikannya, terbitkan sebagai material publik di GeoGebra Materials, lalu ambil kode sematnya dari tombol Bagikan → Sematkan (Share → Embed). Dari pengalaman dua artikel sebelumnya, tempel kode itu di artikel atau situs kelas sebagai baris tersendiri dengan satu baris kosong di atas dan di bawahnya agar tampil rapi — dan jangan lupa, untuk tampilan yang lega di halaman sematan, panel Aljabar bisa disembunyikan dan tampilan 2D dipersempit supaya bangun 3D-nya yang berbicara.
Penutup
Tabung mengajarkan pelajaran yang menenangkan untuk guru yang baru mulai membuat media: tidak semua applet harus rumit. Satu tabung, tiga slider, satu rumus luas — dan kejutan kecil bernama persegi panjang — sudah cukup untuk mengubah satu jam pelajaran dari menghafal rumus menjadi menyaksikan rumus itu lahir.
Mulailah dari versi sederhananya minggu ini. Bila nanti siswa Anda protes, "Kok sudah selesai, Bu? Coba jari-jarinya diganti lagi," berarti applet itu sudah bekerja — dan pertanyaan mereka adalah kurikulum berikutnya.


