Lewati ke konten
Kelas VIII · Bab 1 Bilangan Berpangkat

D. Penerapan Bilangan Berpangkat

Memahami penerapan bilangan berpangkat melalui konsep, contoh, dan latihan mandiri.

Tujuan Pembelajaran

Penerapan Pertumbuhan Eksponensial
Gambar 1: Model pembelahan biner sel bakteri secara eksponensial (2ⁿ).

Setelah mempelajari submateri ini, siswa diharapkan mampu:

  • Menjelaskan penerapan bilangan berpangkat dalam konteks pertumbuhan dan peluruhan sederhana.
  • Menghitung luas dan volume bangun menggunakan notasi berpangkat.
  • Menyelesaikan soal cerita dengan menerapkan sifat-sifat bilangan berpangkat.

Materi

Bilangan berpangkat banyak digunakan untuk memodelkan situasi nyata yang melibatkan perkalian berulang, seperti pertumbuhan makhluk hidup, peluruhan zat, dan perhitungan luas atau volume bangun ruang.

Pertumbuhan Berganda

Jika suatu jumlah mula-mula A0A_0 bertambah menjadi kk kali lipat setiap periode tertentu, maka setelah nn periode jumlahnya menjadi:

An=A0×knA_n = A_0 \times k^n

Contoh penerapan: pertumbuhan bakteri yang membelah diri menjadi dua setiap periode tertentu menggunakan k=2k = 2.

Peluruhan Sederhana

Jika suatu jumlah mula-mula A0A_0 berkurang menjadi sebagian (misalnya tersisa 1k\dfrac{1}{k} bagian) setiap periode tertentu, maka setelah nn periode jumlahnya menjadi:

An=A0×(1k)nA_n = A_0 \times \left(\frac{1}{k}\right)^n

Contoh penerapan: peluruhan jumlah obat dalam tubuh, atau berkurangnya intensitas cahaya setiap melewati suatu lapisan.

Luas dan Volume

Luas persegi dengan sisi ss dinyatakan sebagai s2s^2 (pangkat dua), sedangkan volume kubus dengan rusuk rr dinyatakan sebagai r3r^3 (pangkat tiga). Bentuk pangkat inilah alasan istilah “kuadrat” untuk pangkat dua dan “kubik” untuk pangkat tiga.

Lpersegi=s2Vkubus=r3L_{\text{persegi}} = s^2 \qquad V_{\text{kubus}} = r^3

Strategi Menyelesaikan Soal Cerita

  1. Identifikasi nilai awal, faktor pengali (basis), dan banyak periode (pangkat).
  2. Tentukan apakah situasinya pertumbuhan (basis >1> 1) atau peluruhan (basis <1< 1).
  3. Susun model An=A0×knA_n = A_0 \times k^n, lalu hitung menggunakan sifat-sifat bilangan berpangkat.
  4. Periksa kembali kewajaran hasil terhadap konteks soal.

Contoh

Contoh 1 (Pertumbuhan bakteri): Sejenis bakteri membelah diri menjadi dua setiap 20 menit. Jika mula-mula ada 55 bakteri, berapa banyak bakteri setelah 3 kali pembelahan (60 menit)?

A3=A0×23=5×8=40A_3 = A_0 \times 2^3 = 5 \times 8 = 40 bakteri

Contoh 2 (Volume kubus): Sebuah kotak kado berbentuk kubus memiliki panjang rusuk 6 cm6\text{ cm}. Berapa volume kotak tersebut?

V=r3=63=216 cm3V = r^3 = 6^3 = 216\text{ cm}^3

Contoh 3 (Peluruhan sederhana): Sebuah bola dijatuhkan dan setiap kali memantul, tingginya menjadi setengah dari tinggi sebelumnya. Jika tinggi awal 80 cm80\text{ cm}, berapa tinggi pantulan setelah pantulan ke-3?

A3=80×(12)3=80×18=10 cmA_3 = 80 \times \left(\dfrac{1}{2}\right)^3 = 80 \times \dfrac{1}{8} = 10\text{ cm}

Contoh 4 (Luas persegi): Sebuah taman berbentuk persegi memiliki sisi 12 meter12\text{ meter}. Berapa luas taman tersebut?

L=s2=122=144 m2L = s^2 = 12^2 = 144\text{ m}^2

Latihan

  1. Sejenis virus menggandakan diri menjadi tiga kali lipat setiap 1 jam. Jika mula-mula ada 22 virus, berapa banyak virus setelah 4 jam?
  2. Sebuah akuarium berbentuk kubus memiliki panjang rusuk 30 cm30\text{ cm}. Berapa volume air maksimal yang dapat ditampung?
  3. Sehelai kertas dilipat menjadi dua berulang kali sehingga tebalnya berlipat ganda setiap lipatan. Jika tebal awal kertas 0,1 mm0{,}1\text{ mm}, berapa tebalnya setelah 5 kali lipatan?
  4. Nilai investasi berkurang menjadi setengahnya setiap tahun akibat depresiasi. Jika nilai awal Rp8.000.0008.000.000, berapa nilainya setelah 3 tahun?
  5. Sebuah lapangan berbentuk persegi memiliki luas 225 m2225\text{ m}^2. Berapa panjang sisi lapangan tersebut?
  6. Populasi kelinci di sebuah peternakan menjadi dua kali lipat setiap 2 bulan. Jika mula-mula ada 66 ekor, berapa banyak kelinci setelah 6 bulan (3 periode)?

Jawab:

  1. A4=2×34=2×81=162A_4 = 2 \times 3^4 = 2 \times 81 = 162 virus
  2. V=303=27.000 cm3V = 30^3 = 27.000\text{ cm}^3
  3. A5=0,1×25=0,1×32=3,2 mmA_5 = 0{,}1 \times 2^5 = 0{,}1 \times 32 = 3{,}2\text{ mm}
  4. A3=8.000.000×(12)3=8.000.000×18=Rp1.000.000A_3 = 8.000.000 \times \left(\dfrac{1}{2}\right)^3 = 8.000.000 \times \dfrac{1}{8} = \text{Rp}1.000.000
  5. Karena L=s2=225L = s^2 = 225, maka s=225=15 ms = \sqrt{225} = 15\text{ m}
  6. A3=6×23=6×8=48A_3 = 6 \times 2^3 = 6 \times 8 = 48 ekor

Kuis Formatif

  1. Sejenis bakteri menjadi dua kali lipat setiap 30 menit. Jika mula-mula ada 1010 bakteri, berapa banyak bakteri setelah 2 jam (4 periode)?
  2. Sebuah dadu berbentuk kubus memiliki rusuk 2 cm2\text{ cm}. Berapa volume dadu tersebut?
  3. Sebuah zat radioaktif meluruh menjadi setengahnya setiap 1 tahun. Jika massa awal 160 gram160\text{ gram}, berapa massanya setelah 4 tahun?
  4. Sebuah kebun berbentuk persegi memiliki sisi 9 meter9\text{ meter}. Berapa luas kebun tersebut?
  5. Mengapa model pertumbuhan berganda menggunakan bentuk A0×knA_0 \times k^n dan bukan A0×k×nA_0 \times k \times n? Jelaskan dengan konsep perkalian berulang.

Jawaban kunci:

  1. A4=10×24=160A_4 = 10 \times 2^4 = 160 bakteri
  2. V=23=8 cm3V = 2^3 = 8\text{ cm}^3
  3. A4=160×(12)4=160×116=10 gramA_4 = 160 \times \left(\dfrac{1}{2}\right)^4 = 160 \times \dfrac{1}{16} = 10\text{ gram}
  4. L=92=81 m2L = 9^2 = 81\text{ m}^2
  5. Karena setiap periode jumlahnya dikalikan kk (bukan ditambah), maka setelah nn periode faktor kk dikalikan berulang sebanyak nn kali, yaitu k×k×…×kk \times k \times \ldots \times k (nn faktor), yang sama dengan knk^n, bukan k×nk \times n.

Bagikan:

Materi ini dikembangkan dari Atiga, platform belajar matematika SMP.