Penyusun | Tim MGMP Matematika SMP Kabupaten Lampung Tengah |
|---|---|
Satuan Pendidikan | SMP ................................................ |
Mata Pelajaran | Matematika |
Fase / Kelas / Semester | D / VII / Ganjil |
Elemen | Bilangan |
Materi Pokok | Bilangan Bulat |
Alokasi Waktu | 18 JP (6 pertemuan × 3 JP × 40 menit) |
Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
Acuan penyusunan
- Keputusan Kepala BSKAP Kemendikdasmen Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada PAUD, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah.
- Panduan Pembelajaran dan Asesmen Edisi Revisi Tahun 2025 (kerangka perencanaan: Identifikasi, Desain Pembelajaran, Pengalaman Belajar, Asesmen Pembelajaran).
- Panduan Mata Pelajaran Matematika Fase A–F dan Fase F Tingkat Lanjut (Pusat Kurikulum dan Pembelajaran, 2025), pemetaan materi esensial Bilangan Bulat Fase D.
- ATP Matematika Fase D MGMP Matematika SMP Kabupaten Lampung Tengah (kode TP B.1 dan B.2).
A. Identifikasi
1. Kesiapan Murid
Murid kelas VII baru saja menyelesaikan Fase C. Mereka sudah terampil mengoperasikan bilangan cacah, mengenal faktor dan kelipatan, dan sering menjumpai bilangan negatif secara informal (suhu, utang, lantai basement), tetapi belum memakainya secara formal. Kesalahan yang sering muncul antara lain: menganggap −7 lebih besar dari −3, menjawab (−3) − 4 = 1, dan tertukar antara KPK dan FPB.
Kesiapan murid dipetakan dengan asesmen awal pada pertemuan 1 (Lampiran 2). Tindak lanjutnya:
Skor asesmen awal | Kategori | Tindak lanjut |
|---|---|---|
0–3 | Perlu bimbingan | Didampingi guru dengan benda konkret (termometer, keping dua warna); ditempatkan bersama murid kategori siap sebagai tutor sebaya. |
4–5 | Cukup siap | Mengikuti kegiatan inti dengan pertanyaan penuntun di LKPD. |
6–7 | Siap | Mengikuti kegiatan inti, diberi soal tantangan, dan dapat berperan sebagai tutor sebaya. |
Kebutuhan belajar beragam dilayani lewat pengelompokan heterogen, pilihan representasi (keping, garis bilangan, atau simbol), dan soal tantangan bertingkat di setiap LKPD.
2. Karakteristik Materi Pelajaran
Materi bilangan bulat adalah fondasi elemen Bilangan dan Aljabar di Fase D. Mengacu pada Panduan Mata Pelajaran Matematika 2025, materi ini mencakup konsep bilangan bulat, operasi dan sifat-sifatnya, faktor, faktor prima, kelipatan, serta penerapannya dalam literasi finansial.
Jenis pengetahuan | Isi pada materi Bilangan Bulat |
|---|---|
Esensial | Bilangan bulat positif, nol, negatif; garis bilangan; lawan bilangan dan nilai mutlak; membandingkan dan mengurutkan; empat operasi hitung dan aturan tandanya; urutan operasi; sifat komutatif, asosiatif, distributif; faktorisasi prima, KPK, dan FPB. |
Aplikatif | Membaca perubahan suhu, posisi lift dan kedalaman, menghitung skor dengan nilai negatif, menyusun jadwal bersama (KPK) dan paket sama banyak (FPB), serta mencatat pemasukan, pengeluaran, dan saldo dalam buku kas. |
Nilai dan karakter | Teliti dalam menghitung tanda, jujur dalam mencatat keuangan, hemat dan bijak membedakan kebutuhan dan keinginan, serta menghargai pendapat teman saat berdiskusi. |
3. Dimensi Profil Lulusan
Dimensi | Wujud dalam pembelajaran ini |
|---|---|
Penalaran Kritis | Menjelaskan alasan aturan tanda dari pola, menilai kebenaran pernyataan matematis, dan memilih strategi KPK atau FPB yang tepat. |
Kolaborasi | Bekerja dalam kelompok heterogen saat mengerjakan LKPD dan menjadi tutor sebaya. |
Komunikasi | Memaparkan hasil kelompok, menanggapi pendapat teman dengan santun, dan memajang jurnal keuangan pada galeri jalan. |
Kemandirian | Mencatat keuangan pribadi selama 3 hari, menilai diri sendiri, dan menentukan langkah belajar berikutnya. |
Dimensi Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME ditumbuhkan lewat pembiasaan berdoa dan sikap jujur dalam mencatat keuangan.
B. Desain Pembelajaran
1. Capaian Pembelajaran
Fase D, Elemen Bilangan (Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025)
Membaca, menulis, dan membandingkan bilangan bulat, bilangan rasional, bilangan desimal, bilangan berpangkat bulat dan akar, bilangan dalam notasi ilmiah; menerapkan operasi aritmatika pada bilangan real, dan memberikan estimasi/perkiraan dalam menyelesaikan masalah (termasuk berkaitan dengan literasi finansial). Murid dapat menggunakan rasio (skala, proporsi, dan laju perubahan) dalam penyelesaian masalah.
Elemen proses yang dikembangkan: penalaran dan pembuktian matematis, pemecahan masalah, komunikasi, representasi, dan koneksi matematis.
2. Lintas Disiplin Ilmu
- IPA: membaca termometer dan perubahan suhu (wujud zat, freezer, ruang pendingin ikan).
- IPS (Ekonomi): pemasukan, pengeluaran, saldo, tabungan di koperasi sekolah, kebutuhan dan keinginan.
- Informatika (opsional): menyusun buku kas di lembar kerja (spreadsheet) dengan rumus penjumlahan.
3. Tujuan Pembelajaran
Diturunkan dari ATP MGMP: B.1 menjelaskan, menyatakan, membandingkan, mengurutkan, dan menentukan hasil operasi hitung bilangan bulat; B.2 menyelesaikan permasalahan keseharian yang melibatkan bilangan bulat termasuk penguatan literasi finansial.
Kode | Tujuan Pembelajaran | Pertemuan |
|---|---|---|
TP 1 | Murid dapat menjelaskan bilangan bulat positif, nol, dan negatif, menyatakannya pada garis bilangan, menentukan lawan dan nilai mutlaknya, serta membandingkan dan mengurutkan bilangan bulat dalam konteks suhu dengan tepat. | 1 |
TP 2 | Murid dapat menentukan hasil penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat dengan keping dan garis bilangan, lalu merumuskan aturannya untuk menyelesaikan masalah perubahan posisi dan suhu. | 2 |
TP 3 | Murid dapat menjelaskan aturan tanda perkalian dan pembagian bilangan bulat berdasarkan pola serta menghitung operasi campuran sesuai urutan operasi dan sifat-sifatnya. | 3 |
TP 4 | Murid dapat menentukan faktorisasi prima, KPK, dan FPB dari dua atau tiga bilangan serta menyelesaikan masalah kontekstual yang terkait. | 4 |
TP 5 | Murid dapat menyelesaikan masalah keuangan sehari-hari (pemasukan, pengeluaran, saldo, dan tabungan) dengan operasi bilangan bulat dan mengecek hasilnya dengan estimasi. | 5–6 |
4. Topik Pembelajaran
"Naik-Turun Bilangan: dari Termometer sampai Buku Kas". Murid memakai bilangan bulat untuk membaca perubahan di sekitarnya (suhu, posisi, skor) dan mengelola uang sakunya sendiri.
5. Praktik Pedagogis
- Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem-Based Learning) dengan masalah kontekstual pada setiap pertemuan, dipadukan inkuiri terbimbing untuk menemukan aturan (pola aturan tanda, pasangan nol).
- Metode: diskusi kelompok, manipulatif konkret (keping dua warna, garis bilangan lantai), galeri jalan, tutor sebaya, dan projek mini Jurnal Keuanganku.
- Alur setiap pertemuan mengikuti pengalaman belajar memahami → mengaplikasi → merefleksi.
6. Kemitraan Pembelajaran
- Orang tua/wali: mendampingi dan menandatangani jurnal keuangan 3 hari di rumah.
- Koperasi sekolah: menunjukkan contoh buku kas asli dan data tabungan murid (tanpa nama) sebagai bahan diskusi.
- Guru IPA dan IPS: menyelaraskan konteks suhu dan kebutuhan-keinginan.
7. Lingkungan Pembelajaran
- Ruang fisik: meja diatur berkelompok 4–5 murid; garis bilangan dari selotip di lantai; dinding kelas untuk galeri jalan.
- Budaya belajar: aman untuk salah, setiap jawaban dihargai, murid didorong bertanya "mengapa", dan kesepakatan kelas untuk saling mendengarkan.
- Ruang virtual (opsional): forum kelas di grup WhatsApp atau Google Classroom untuk berbagi foto jurnal keuangan.
8. Pemanfaatan Digital
- Media presentasi Bilangan Bulat (PPT) yang menyertai modul ini.
- Materi siswa dan kuis interaktif bab Bilangan Bulat di situs MGMP: https://mgmpmatsmp-lamteng.web.id/materi/kelas-7/bilangan-bulat/
- Garis bilangan interaktif (misalnya GeoGebra) dan lembar kerja spreadsheet untuk buku kas (opsional, bila perangkat tersedia).
9. Sarana dan Sumber Belajar
- LKPD 1–6 Bilangan Bulat, keping dua warna (kancing/tutup botol biru dan merah), selotip, spidol, kertas plano, stiker apresiasi.
- Buku Siswa Matematika SMP Kelas VII (Kemendikbudristek), Bab Bilangan Bulat.
- Proyektor/layar atau papan tulis bila proyektor tidak tersedia.
C. Pengalaman Belajar
Setiap pertemuan memuat kegiatan awal, kegiatan inti (memahami, mengaplikasi, merefleksi), dan kegiatan penutup. Kolom Prinsip menunjukkan prinsip pembelajaran mendalam yang paling menonjol: berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan.
Pertemuan 1 — Mengenal Bilangan Bulat dan Garis Bilangan
Alokasi waktu: 3 JP (120 menit) · Tujuan: TP 1
Tahap | Kegiatan Guru dan Murid | Prinsip | Waktu |
|---|---|---|---|
Kegiatan Awal |
| Berkesadaran | 15 menit |
Memahami |
| Bermakna, Menggembirakan | 35 menit |
Mengaplikasi |
| Bermakna | 40 menit |
Merefleksi |
| Berkesadaran | 15 menit |
Kegiatan Penutup |
| Menggembirakan | 15 menit |
Pertemuan 2 — Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Bulat
Alokasi waktu: 3 JP (120 menit) · Tujuan: TP 2
Tahap | Kegiatan Guru dan Murid | Prinsip | Waktu |
|---|---|---|---|
Kegiatan Awal |
| Bermakna | 15 menit |
Memahami |
| Berkesadaran, Menggembirakan | 35 menit |
Mengaplikasi |
| Bermakna | 40 menit |
Merefleksi |
| Berkesadaran | 15 menit |
Kegiatan Penutup |
| Menggembirakan | 15 menit |
Pertemuan 3 — Perkalian, Pembagian, dan Operasi Campuran
Alokasi waktu: 3 JP (120 menit) · Tujuan: TP 3
Tahap | Kegiatan Guru dan Murid | Prinsip | Waktu |
|---|---|---|---|
Kegiatan Awal |
| Menggembirakan | 15 menit |
Memahami |
| Berkesadaran, Bermakna | 35 menit |
Mengaplikasi |
| Bermakna | 40 menit |
Merefleksi |
| Berkesadaran | 15 menit |
Kegiatan Penutup |
| Menggembirakan | 15 menit |
Pertemuan 4 — Faktorisasi Prima, KPK, dan FPB
Alokasi waktu: 3 JP (120 menit) · Tujuan: TP 4
Tahap | Kegiatan Guru dan Murid | Prinsip | Waktu |
|---|---|---|---|
Kegiatan Awal |
| Menggembirakan | 15 menit |
Memahami |
| Bermakna | 35 menit |
Mengaplikasi |
| Bermakna | 40 menit |
Merefleksi |
| Berkesadaran | 15 menit |
Kegiatan Penutup |
| Menggembirakan | 15 menit |
Pertemuan 5 — Bilangan Bulat dan Literasi Finansial
Alokasi waktu: 3 JP (120 menit) · Tujuan: TP 5
Tahap | Kegiatan Guru dan Murid | Prinsip | Waktu |
|---|---|---|---|
Kegiatan Awal |
| Bermakna | 15 menit |
Memahami |
| Bermakna, Berkesadaran | 35 menit |
Mengaplikasi |
| Bermakna, Menggembirakan | 40 menit |
Merefleksi |
| Berkesadaran | 15 menit |
Kegiatan Penutup |
| Menggembirakan | 15 menit |
Pertemuan 6 — Pameran Jurnal Keuanganku dan Asesmen Akhir
Alokasi waktu: 3 JP (120 menit) · Tujuan: TP 1–5
Tahap | Kegiatan Guru dan Murid | Prinsip | Waktu |
|---|---|---|---|
Kegiatan Awal |
| Berkesadaran | 10 menit |
Mengaplikasi |
| Menggembirakan, Bermakna | 35 menit |
Asesmen Akhir |
| Berkesadaran | 50 menit |
Merefleksi |
| Berkesadaran | 15 menit |
Kegiatan Penutup |
| Menggembirakan | 10 menit |
D. Asesmen Pembelajaran
Jenis | Waktu | Teknik dan instrumen | Tindak lanjut |
|---|---|---|---|
Asesmen awal (diagnostik) | Pertemuan 1 | Tes tertulis 5 pilihan ganda + 2 isian singkat (Lampiran 2). | Pengelompokan heterogen dan pendampingan khusus. |
Asesmen proses — assessment for learning | Pertemuan 1–5 | Observasi diskusi kelompok (Lampiran 3), hasil LKPD 1–5, tiket keluar di setiap pertemuan. | Umpan balik lisan/tertulis saat itu juga; ulasan singkat di awal pertemuan berikutnya. |
Asesmen proses — assessment as learning | Pertemuan 3–6 | Penilaian diri dan penilaian sejawat pada galeri jalan; refleksi tertulis (Lampiran 6). | Murid menyusun langkah belajarnya sendiri. |
Asesmen akhir — assessment of learning | Pertemuan 6 | Tes tertulis uraian 8 soal (Lampiran 4) dan projek Jurnal Keuanganku (rubrik Lampiran 5). | Remedial atau pengayaan. |
Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP)
KKTP memakai rubrik empat tingkat. Murid dinyatakan mencapai tujuan pembelajaran bila berada pada tingkat Baik atau Mahir. Satuan pendidikan dapat menyesuaikan kriteria ini.
TP | Perlu bimbingan | Cukup | Baik | Mahir |
|---|---|---|---|---|
TP 1 | Belum dapat meletakkan bilangan negatif pada garis bilangan. | Dapat meletakkan, tetapi keliru membandingkan dua bilangan negatif. | Dapat membandingkan dan mengurutkan bilangan bulat dengan tepat. | Dapat menjelaskan alasan urutan dengan garis bilangan dan nilai mutlak. |
TP 2 | Belum dapat menjumlahkan bilangan berbeda tanda. | Benar dengan bantuan keping/garis bilangan. | Benar secara simbolik, termasuk pengurangan bilangan negatif. | Dapat merumuskan aturan sendiri dan membuat soal cerita yang tepat. |
TP 3 | Belum memahami aturan tanda. | Aturan tanda benar, urutan operasi masih keliru. | Aturan tanda dan urutan operasi benar. | Dapat menjelaskan aturan tanda dari pola dan memakai sifat distributif untuk mempermudah hitungan. |
TP 4 | Belum dapat membuat faktorisasi prima. | Faktorisasi benar, tetapi tertukar KPK dan FPB. | KPK dan FPB benar dan tepat dipakai dalam soal cerita. | Dapat menjelaskan pilihan KPK/FPB dan memeriksa hasil dengan hubungan FPB × KPK. |
TP 5 | Belum dapat membedakan pemasukan dan pengeluaran. | Dapat mencatat transaksi, saldo masih ada yang keliru. | Saldo harian dan kesimpulan benar. | Saldo benar, memakai estimasi untuk mengecek, dan memberi saran keuangan yang masuk akal. |
Nilai Akhir dan Tindak Lanjut
- Nilai tes tertulis = (jumlah skor ÷ 32) × 100. Nilai projek dari rubrik Lampiran 5.
- Rentang nilai: 0–40 perlu bimbingan, 41–65 cukup, 66–85 baik, 86–100 mahir.
- Remedial (perlu bimbingan dan cukup): pembelajaran ulang pada TP yang belum tercapai dengan keping dan garis bilangan, lalu tes ulang dengan soal setara.
- Pengayaan (baik dan mahir): soal tantangan, misalnya menentukan tiga bilangan bulat berurutan yang jumlahnya −36, atau menyusun buku kas koperasi kelas selama satu bulan di spreadsheet.
Refleksi Guru
- Bagian mana yang membuat murid paling bersemangat, dan mengapa?
- Berapa banyak murid yang mencapai tingkat Baik/Mahir di setiap TP? TP mana yang perlu diulang?
- Miskonsepsi apa yang masih muncul pada tiket keluar dan tes akhir?
- Apa yang akan saya ubah saat mengajarkan bab ini lagi?
Lampiran 1. Ringkasan Materi
Bilangan bulat dan garis bilangan
Bilangan bulat terdiri atas bilangan bulat negatif (…, −3, −2, −1), nol, dan bilangan bulat positif (1, 2, 3, …). Pada garis bilangan, bilangan di sebelah kanan selalu lebih besar daripada bilangan di sebelah kirinya. Lawan dari a adalah −a (lawan 0 adalah 0). Nilai mutlak |a| adalah jarak a ke nol, sehingga |−9| = 9.
Penjumlahan dan pengurangan
- Tanda sama: jumlahkan nilai mutlaknya, beri tanda yang sama. Contoh: (−4) + (−6) = −10.
- Tanda berbeda: kurangkan nilai mutlaknya, beri tanda bilangan yang nilai mutlaknya lebih besar. Contoh: (−5) + 8 = 3.
- Pengurangan = penjumlahan dengan lawannya: a − b = a + (−b). Contoh: 4 − (−6) = 4 + 6 = 10.
Perkalian dan pembagian
- Positif × positif = positif; negatif × negatif = positif; positif × negatif = negatif. Aturan yang sama berlaku pada pembagian.
- Urutan operasi: tanda kurung, kemudian perkalian/pembagian dari kiri, kemudian penjumlahan/pengurangan dari kiri.
- Sifat distributif: a × (b + c) = a × b + a × c.
Faktorisasi prima, KPK, dan FPB
- Faktorisasi prima: 24 = 2³ × 3, 36 = 2² × 3², 60 = 2² × 3 × 5.
- FPB: kalikan faktor prima sekutu dengan pangkat terkecil. FPB(24, 36) = 2² × 3 = 12.
- KPK: kalikan semua faktor prima dengan pangkat terbesar. KPK(24, 36) = 2³ × 3² = 72.
- Kata kunci: "bersamaan lagi", "serentak" → KPK; "dibagi sama banyak", "paling banyak kelompok" → FPB.
Literasi finansial
Uang yang diterima ditulis positif, uang yang keluar ditulis negatif. Saldo akhir = saldo awal + jumlah semua perubahan. Estimasi (membulatkan ke ribuan atau puluhan ribu) dipakai untuk mengecek apakah hasil hitungan masuk akal.
Lampiran 2. Asesmen Awal (Diagnostik)
Waktu: 10 menit. Kerjakan secara mandiri.
- Manakah yang merupakan bilangan bulat negatif? A. 5 B. 0 C. −3 D. ½
- Suhu bagian beku kulkas 4 derajat di bawah nol ditulis … A. 4 °C B. −4 °C C. 0,4 °C D. 40 °C
- Pada garis bilangan, bilangan yang terletak 2 satuan di sebelah kiri 0 adalah … A. 2 B. −2 C. 0 D. −1
- Pernyataan yang benar adalah … A. −5 > −2 B. −1 < −3 C. 0 > −4 D. 3 < −6
- Fandi memiliki tabungan Rp50.000. Ia mengambil Rp15.000 untuk membeli alat tulis. Perubahan nilai tabungannya adalah … A. −Rp15.000 B. Rp15.000 C. Rp35.000 D. Rp65.000
- Tuliskan dua contoh penggunaan bilangan negatif dalam kehidupan sehari-hari.
- Hitunglah: a) 12 − 7 + 5 b) 6 × 4 : 3
Kunci dan penskoran
No. | Kunci | Skor |
|---|---|---|
1 | C | 1 |
2 | B | 1 |
3 | B | 1 |
4 | C | 1 |
5 | A (tabungan berkurang Rp15.000) | 1 |
6 | Contoh: suhu di bawah nol, utang, lantai basement, kedalaman di bawah permukaan laut, saldo minus | 1 |
7 | a) 10 b) 8 (keduanya benar) | 1 |
Skor maksimum | 7 |
Lampiran 3. Lembar Observasi Diskusi Kelompok
Beri skor 1–4 untuk setiap aspek (1 = belum tampak, 2 = mulai tampak, 3 = tampak, 4 = konsisten tampak).
No. | Nama murid | Kolaborasi (berbagi tugas, membantu teman) | Komunikasi (menjelaskan, menanggapi) | Penalaran kritis (memberi alasan) | Jumlah |
|---|---|---|---|---|---|
1 | |||||
2 | |||||
3 | |||||
4 | |||||
5 | |||||
6 | |||||
7 | |||||
8 |
Lampiran 4. Asesmen Akhir: Tes Tertulis Uraian
Waktu: 50 menit. Tuliskan langkah penyelesaianmu.
- Urutkan bilangan berikut dari yang terbesar: −12, 5, 0, −3, 8, −20.
- Hitunglah: a) −15 + 9 − (−4) b) (−7) × (−3) − 36 : (−4) c) 5 × (−8 + 3) + (−2) × (−6)
- Ruang pendingin ikan di tempat pelelangan bersuhu −18 °C. Saat listrik padam, suhunya naik 4 °C setiap jam. Ikan tetap aman bila suhu ruangan tidak lebih dari −10 °C. a) Berapa suhu ruangan setelah 3 jam? b) Paling lama berapa jam listrik boleh padam agar ikan tetap aman?
- Sebuah kapal selam berada di kedalaman 120 m di bawah permukaan laut. Kapal itu naik 45 m, lalu turun 30 m. Di mana posisi kapal sekarang?
- Bu Sari memiliki 72 bungkus kue dan 54 bungkus keripik pisang. Semuanya akan dibuat parsel dengan isi yang sama tanpa sisa. a) Paling banyak berapa parsel yang dapat dibuat? b) Berapa isi kue dan keripik di setiap parsel?
- Puskesmas keliling datang ke sebuah desa setiap 15 hari, sedangkan perpustakaan keliling setiap 10 hari. Keduanya datang bersamaan pada 3 Agustus. Kapan keduanya datang bersamaan lagi?
- Kas koperasi kelas mula-mula Rp75.000. Dalam seminggu tercatat: penjualan Rp48.000, membeli stok Rp60.000, penjualan Rp35.000, membeli kantong plastik Rp15.000, dan membeli stok Rp40.000. a) Tuliskan transaksi itu sebagai bilangan bulat. b) Berapa saldo akhir kas? c) Periksa jawabanmu dengan estimasi ke puluhan ribu terdekat.
- Dimas berkata, "Hasil kali tiga bilangan bulat negatif selalu positif." Benarkah pendapat Dimas? Jelaskan dengan contoh.
Kunci dan pedoman penskoran
No. | Jawaban | Skor |
|---|---|---|
1 | 8, 5, 0, −3, −12, −20 | 4 (urutan benar); 2 (satu atau dua bilangan tertukar); 0 |
2 | a) −6 − (−4) = −6 + 4 = −2 b) 21 − (−9) = 21 + 9 = 30 c) 5 × (−5) + 12 = −25 + 12 = −13 | 4 (ketiganya benar dengan langkah); 1 per bagian benar + 1 untuk langkah |
3 | a) −18 + 3 × 4 = −6 °C b) Setelah 1 jam −14 °C, 2 jam −10 °C, 3 jam −6 °C. Paling lama 2 jam. | 4 (a dan b benar dengan alasan); 2 (salah satu benar) |
4 | −120 + 45 − 30 = −105, yaitu 105 m di bawah permukaan laut. | 4 (model dan hasil benar); 2 (model benar, hitungan keliru) |
5 | 72 = 2³ × 3², 54 = 2 × 3³, FPB = 2 × 3² = 18. a) 18 parsel b) tiap parsel 4 bungkus kue dan 3 bungkus keripik. | 4 (a dan b benar); 2 (FPB benar saja) |
6 | KPK(15, 10) = 30. 3 Agustus + 30 hari = 2 September (Agustus 31 hari). | 4 (KPK dan tanggal benar); 2 (KPK benar, tanggal keliru) |
7 | a) +75.000 (saldo awal), +48.000, −60.000, +35.000, −15.000, −40.000 b) 75.000 + 48.000 − 60.000 + 35.000 − 15.000 − 40.000 = Rp43.000 c) 80.000 + 50.000 − 60.000 + 40.000 − 20.000 − 40.000 = Rp50.000, dekat dengan Rp43.000, jadi jawaban masuk akal. | 4 (a, b, c benar); 3 (a dan b benar); 1–2 (sebagian) |
8 | Tidak benar. Contoh: (−1) × (−2) × (−3) = 2 × (−3) = −6 (negatif). Dua negatif menghasilkan positif, dikali negatif ketiga menjadi negatif. | 4 (menolak dengan contoh dan alasan); 2 (menolak tanpa contoh tepat) |
Skor maksimum | 32 |
Lampiran 5. Rubrik Projek "Jurnal Keuanganku"
Aspek | 4 — Mahir | 3 — Baik | 2 — Cukup | 1 — Perlu bimbingan |
|---|---|---|---|---|
Kelengkapan catatan | Transaksi 3 hari lengkap, tanggal dan keterangan jelas, ditandatangani orang tua. | Lengkap, keterangan sebagian kurang jelas. | Hanya 2 hari atau banyak keterangan kosong. | Hanya 1 hari atau tidak lengkap. |
Ketepatan tanda dan saldo | Semua pemasukan (+) dan pengeluaran (−) tepat; semua saldo benar. | 1–2 saldo keliru. | 3–4 saldo keliru atau tanda tertukar. | Sebagian besar keliru. |
Analisis dan rencana | Membedakan kebutuhan/keinginan dan menyusun rencana hemat yang masuk akal dengan perhitungan. | Rencana hemat ada, perhitungan sederhana. | Rencana ada tanpa perhitungan. | Tidak ada rencana. |
Penyajian di galeri | Rapi, menarik, dan dapat menjelaskan jurnalnya dengan jelas kepada teman. | Rapi dan cukup jelas. | Kurang rapi atau penjelasan kurang jelas. | Tidak disajikan. |
Nilai projek = (jumlah skor ÷ 16) × 100.
Lampiran 6. Lembar Refleksi dan Penilaian Diri Murid
Pernyataan | Belum | Sebagian | Sudah |
|---|---|---|---|
Saya dapat mengurutkan bilangan bulat, termasuk bilangan negatif. | |||
Saya dapat menjumlahkan dan mengurangkan bilangan bulat. | |||
Saya dapat menjelaskan mengapa negatif × negatif = positif. | |||
Saya dapat membedakan soal KPK dan soal FPB. | |||
Saya dapat mencatat pemasukan dan pengeluaran beserta saldonya. |
1. Bagian yang paling saya pahami adalah …
2. Bagian yang masih sulit bagi saya adalah … dan yang akan saya lakukan adalah …
3. Bagaimana bilangan bulat membantumu memahami perencanaan keuangan pribadi?
Lampiran 7. Glosarium
Istilah | Arti |
|---|---|
Bilangan bulat | Himpunan bilangan …, −2, −1, 0, 1, 2, … |
Lawan bilangan | Bilangan yang jaraknya sama dari nol tetapi berlawanan arah; lawan dari 5 adalah −5. |
Nilai mutlak | Jarak suatu bilangan dari nol, ditulis |a|. |
Pasangan nol | Satu keping positif dan satu keping negatif yang jika digabung bernilai 0. |
Faktorisasi prima | Penulisan bilangan sebagai hasil kali bilangan-bilangan prima. |
KPK | Kelipatan persekutuan terkecil dari dua bilangan atau lebih. |
FPB | Faktor persekutuan terbesar dari dua bilangan atau lebih. |
Saldo | Jumlah uang yang tersisa setelah semua pemasukan dan pengeluaran dihitung. |
Estimasi | Perkiraan hasil hitungan dengan membulatkan bilangan. |
Lampiran 8. Kunci Jawaban LKPD
LKPD | Kunci jawaban |
|---|---|
1 |
|
2 |
|
3 |
|
4 |
|
5 |
|
6 | Jawaban beragam sesuai catatan murid; nilai dengan rubrik Lampiran 5. |
Daftar Pustaka
- Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan. (2025). Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada PAUD, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah. Jakarta: Kemendikdasmen.
- Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan. (2025). Panduan Pembelajaran dan Asesmen Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah, Edisi Revisi Tahun 2025. Jakarta: Kemendikdasmen.
- Pusat Kurikulum dan Pembelajaran. (2025). Panduan Mata Pelajaran Matematika Fase A – Fase F dan Fase F Tingkat Lanjut. Jakarta: Kemendikdasmen.
- Kemendikbudristek. (2022). Matematika untuk SMP/MTs Kelas VII. Jakarta: Pusat Perbukuan.
- MGMP Matematika SMP Kabupaten Lampung Tengah. (2026). Materi Bilangan Bulat Kelas VII. https://mgmpmatsmp-lamteng.web.id/materi/kelas-7/bilangan-bulat/