Lewati ke konten
Kelas VII · Bab 5 Bentuk Aljabar

D. Bentuk Ekuivalen

Mengenali bentuk aljabar yang nilainya selalu sama, memfaktorkan, dan memakai pola kuadrat.

2(x+3)2(x + 3) dan 2x+62x + 6 terlihat berbeda, tetapi coba masukkan x=1x = 1: keduanya bernilai 8. Coba x=10x = 10: keduanya bernilai 26. Berapa pun nilai xx, hasilnya selalu sama! Dua bentuk seperti ini disebut ekuivalen, ibarat dua jalan berbeda menuju tempat yang sama.

Yang akan kamu pelajari

  • Memahami arti bentuk aljabar yang ekuivalen.
  • Memfaktorkan bentuk aljabar dengan FPB.
  • Memeriksa keekuivalenan dengan substitusi dan penjabaran.
  • Memakai pola kuadrat suku dua.

Apa itu bentuk ekuivalen?

Dua bentuk aljabar disebut ekuivalen jika nilainya selalu sama untuk setiap nilai variabel.

Bentuk Aljabar Ekuivalen
Gambar 1: Bentuk perkalian dan bentuk penjabarannya bernilai sama.

Memfaktorkan: kebalikan dari menjabarkan

Menjabarkan berarti mengubah 3(2x+3)3(2x + 3) menjadi 6x+96x + 9. Memfaktorkan adalah kebalikannya, yaitu mengubah 6x+96x + 9 kembali menjadi bentuk perkalian. Caranya, cari FPB dari koefisien-koefisiennya, lalu keluarkan FPB itu dari kurung.

6x+9=3(2x+3)karena FPB dari 6 dan 9 adalah 36x + 9 = 3(2x + 3) \qquad \text{karena FPB dari 6 dan 9 adalah 3}

Memeriksa dengan substitusi

Cara cepat untuk menduga apakah dua bentuk ekuivalen adalah mencoba sebuah nilai. Misalnya, periksa 2(x+3)2(x + 3) dan 2x+62x + 6 dengan x=5x = 5:

  • 2(5+3)=162(5 + 3) = 16
  • 2(5)+6=162(5) + 6 = 16

Hasilnya sama, jadi dugaan bahwa keduanya ekuivalen makin kuat. Namun, satu nilai saja belum menjadi bukti, karena bisa saja kebetulan sama. Bukti yang meyakinkan adalah penjabaran aljabar.

Kesalahan yang sering terjadi: menganggap 3x+23x + 2 dan 2x+32x + 3 ekuivalen karena untuk x=1x = 1 keduanya bernilai 5. Coba x=2x = 2: hasilnya 8 dan 7. Jadi keduanya tidak ekuivalen. Inilah mengapa satu nilai saja tidak cukup.

Pola kuadrat suku dua

Beberapa bentuk ekuivalen sering muncul dan berguna untuk dihafal:

(x+a)2=x2+2ax+a2(x + a)^2 = x^2 + 2ax + a^2

(x−a)2=x2−2ax+a2(x - a)^2 = x^2 - 2ax + a^2

(x+a)(x−a)=x2−a2(x + a)(x - a) = x^2 - a^2

Contohnya, (x+2)2=x2+4x+4(x + 2)^2 = x^2 + 4x + 4. Hati-hati, (x+2)2(x + 2)^2 bukan x2+4x^2 + 4, karena suku tengah 4x4x tidak boleh dilupakan.

Contoh soal dan pembahasan

Contoh 1. Tentukan bentuk sederhana yang ekuivalen dengan 3(x−2)+43(x - 2) + 4.

3x−6+4=3x−23x - 6 + 4 = 3x - 2

Contoh 2. Faktorkan 12x−1812x - 18.

FPB dari 12 dan 18 adalah 6, jadi 12x−18=6(2x−3)12x - 18 = 6(2x - 3).

Contoh 3. Tunjukkan bahwa (x−3)2(x - 3)^2 ekuivalen dengan x2−6x+9x^2 - 6x + 9, lalu periksa dengan x=4x = 4.

  • Penjabaran: (x−3)2=x2−2(3)x+32=x2−6x+9(x - 3)^2 = x^2 - 2(3)x + 3^2 = x^2 - 6x + 9.
  • Pemeriksaan dengan x=4x = 4: (4−3)2=1(4 - 3)^2 = 1 dan 16−24+9=116 - 24 + 9 = 1. Hasilnya sama.

Ayo berlatih

  1. Sederhanakan 2(x+5)−3(x−1)2(x + 5) - 3(x - 1).
  2. Manakah yang ekuivalen dengan 4x−124x - 12: 4(x−3)4(x - 3), 2(2x−6)2(2x - 6), atau keduanya?
  3. Faktorkan 10x+1510x + 15.
  4. Tuliskan x2+6x+9x^2 + 6x + 9 dalam bentuk kuadrat.
  5. Ana memeriksa 3(x−2)3(x - 2) dan 3x−63x - 6 dengan x=2x = 2, dan keduanya bernilai 0. Apakah itu sudah membuktikan bahwa keduanya ekuivalen?
  6. Tuliskan x2−16x^2 - 16 sebagai perkalian dua bentuk.
Lihat jawaban
  1. 2x+10−3x+3=−x+132x + 10 - 3x + 3 = -x + 13.
  2. Keduanya, karena 4(x−3)=4x−124(x - 3) = 4x - 12 dan 2(2x−6)=4x−122(2x - 6) = 4x - 12.
  3. FPB dari 10 dan 15 adalah 5, jadi 5(2x+3)5(2x + 3).
  4. (x+3)2(x + 3)^2, karena (x+3)2=x2+6x+9(x + 3)^2 = x^2 + 6x + 9.
  5. Belum. Satu nilai bisa saja kebetulan sama. Bukti yang meyakinkan adalah penjabaran: 3(x−2)=3x−63(x - 2) = 3x - 6.
  6. (x+4)(x−4)(x + 4)(x - 4), memakai pola x2−a2x^2 - a^2 dengan a=4a = 4.

Cek pemahamanmu

  1. Faktorkan 8x+208x + 20.
  2. Periksa dengan x=3x = 3: apakah 4(x+1)4(x + 1) dan 4x+44x + 4 bernilai sama?
  3. Jabarkan (x+5)2(x + 5)^2.
  4. Jabarkan (x−6)(x+6)(x - 6)(x + 6).
  5. Mengapa satu nilai saja belum cukup untuk membuktikan dua bentuk ekuivalen?
Lihat kunci jawaban
  1. 4(2x+5)4(2x + 5).
  2. 4(4)=164(4) = 16 dan 12+4=1612 + 4 = 16. Hasilnya sama.
  3. x2+10x+25x^2 + 10x + 25.
  4. x2−36x^2 - 36.
  5. Karena dua bentuk bisa kebetulan bernilai sama untuk satu nilai tertentu, tetapi berbeda untuk nilai lainnya.

Bagikan:

Materi ini dikembangkan dari Atiga, platform belajar matematika SMP.