Berapa lama rata-rata teman sekelasmu tidur setiap malam? Olahraga apa yang paling disukai siswa di sekolahmu? Kamu tidak bisa menjawab pertanyaan seperti ini hanya dengan menebak. Kamu perlu data. Semua penyelidikan data selalu dimulai dari satu langkah penting, yaitu membuat pertanyaan yang tepat.
Yang akan kamu pelajari
- Membedakan pertanyaan yang bisa dijawab dengan data dan yang tidak.
- Mengenali data kualitatif dan kuantitatif, serta data diskrit dan kontinu.
- Memilih cara mengumpulkan data yang cocok.
- Menulis pertanyaan data yang jelas.
Siklus penyelidikan data
Penyelidikan data selalu melewati empat tahap: merumuskan pertanyaan, mengumpulkan data, menyajikan data dalam tabel atau diagram, lalu menarik kesimpulan. Topik ini membahas tahap pertama dan kedua.
Pertanyaan statistik
Tidak semua pertanyaan bisa dijawab dengan data. Pertanyaan yang bisa dijawab dengan data disebut pertanyaan statistik, dan cirinya:
- Jawabannya beragam, karena datanya diambil dari banyak orang, benda, atau waktu.
- Bisa dijawab dengan mengumpulkan data, misalnya dengan mengamati, mengukur, atau bertanya, bukan dengan pendapat pribadi.
- Jelas apa yang diukur dan dari siapa datanya diambil.
Bandingkan dua pertanyaan ini:
- “Berapa umurku?” bukan pertanyaan statistik, karena jawabannya hanya satu.
- “Berapa umur rata-rata siswa kelas 7 di sekolahku?” adalah pertanyaan statistik, karena datanya dari banyak siswa dan jawabannya beragam.
Jenis data
| Jenis | Ciri | Contoh |
|---|---|---|
| Kualitatif | berupa kategori atau sifat, bukan angka | warna kesukaan, jenis olahraga, sarapan atau tidak |
| Kuantitatif diskrit | angka hasil membilang, selalu bulat | banyak saudara, banyak buku di tas |
| Kuantitatif kontinu | angka hasil mengukur, bisa desimal | tinggi badan, berat badan, waktu tempuh |
Cara mengumpulkan data
- Observasi: mengamati langsung, misalnya menghitung kendaraan yang lewat di depan sekolah.
- Pengukuran: memakai alat ukur, misalnya mengukur tinggi badan dengan meteran.
- Angket: membagikan daftar pertanyaan tertulis untuk diisi.
- Wawancara: bertanya langsung secara lisan.
Kesalahan yang sering terjadi: membuat pertanyaan yang terlalu umum, misalnya “Apakah siswa suka olahraga?”. Pertanyaan ini kurang jelas: siswa yang mana, olahraga apa, dan bagaimana mengukurnya? Pertanyaan yang lebih baik adalah “Olahraga apa yang paling disukai siswa kelas 7 di sekolahku?”
Contoh soal dan pembahasan
Contoh 1. Kamu ingin tahu kebiasaan sarapan teman-temanmu. Tuliskan pertanyaan data dan jenis datanya.
Pertanyaannya bisa berbunyi: “Berapa persen siswa kelas 7 yang sarapan sebelum berangkat sekolah?” Datanya berupa jawaban “sarapan” atau “tidak sarapan”, jadi termasuk data kualitatif.
Contoh 2. Apakah “Berapa banyak anggota keluargaku?” termasuk pertanyaan statistik?
Bukan, karena hanya menanyakan satu keluarga sehingga jawabannya tunggal. Supaya menjadi pertanyaan statistik, ubah menjadi: “Berapa rata-rata banyak anggota keluarga siswa kelas 7?”
Contoh 3. Termasuk data diskrit atau kontinu: (a) banyak buku di dalam tas, (b) berat badan siswa?
- (a) Diskrit, karena diperoleh dengan membilang dan hasilnya bilangan bulat.
- (b) Kontinu, karena diperoleh dengan mengukur dan hasilnya bisa desimal, misalnya 42,5 kg.
Ayo berlatih
- Mana yang termasuk pertanyaan statistik?
- Berapa hasil ?
- Apakah siswa di kelasku lebih suka olahraga atau seni?
- Siapa penemu gravitasi?
- Data “tinggi badan” termasuk kualitatif atau kuantitatif?
- Tulis satu pertanyaan data tentang kebiasaan minum air putih di kelasmu. Sebutkan juga jenis datanya dan cara mengumpulkannya.
- Apakah “banyak adik” termasuk data diskrit atau kontinu? Jelaskan.
- Cara apa yang cocok untuk mengumpulkan data “warna kesukaan siswa”? Bagaimana dengan “tinggi badan siswa”?
- Apakah “Apa warna bajuku hari ini?” termasuk pertanyaan statistik? Jelaskan.
Lihat jawaban
- “Apakah siswa di kelasku lebih suka olahraga atau seni?”, karena jawabannya beragam dan bisa dikumpulkan dari banyak siswa.
- Kuantitatif, tepatnya kontinu, karena diperoleh dengan mengukur.
- Contoh: “Berapa gelas air putih yang diminum siswa kelas 7 dalam sehari?” Datanya kuantitatif diskrit, dan bisa dikumpulkan dengan angket.
- Diskrit, karena diperoleh dengan membilang dan hasilnya bilangan bulat: 0, 1, 2, dan seterusnya.
- Warna kesukaan dikumpulkan dengan angket atau wawancara. Tinggi badan dikumpulkan dengan pengukuran memakai meteran.
- Bukan, karena hanya menanyakan satu orang sehingga jawabannya tunggal.
Cek pemahamanmu
- Data “banyak kursi di kelas” termasuk data kuantitatif jenis apa?
- Sebutkan satu ciri pertanyaan statistik.
- Apakah “Berapa berat badan rata-rata siswa kelas 7C?” termasuk pertanyaan statistik?
- Data “jenis olahraga favorit” termasuk data apa?
Lihat kunci jawaban
- Diskrit, karena hasil membilang.
- Jawabannya beragam, atau bisa dijawab dengan mengumpulkan data.
- Ya, karena datanya diambil dari banyak siswa dan hasilnya beragam.
- Kualitatif.
Materi ini dikembangkan dari Atiga, platform belajar matematika SMP.