Lewati ke konten
Kelas VII · Bab 8 Kesebangunan

C. Kesebangunan Segitiga

Mencari sisi yang belum diketahui pada segitiga sebangun dan mengukur tinggi benda dengan bayangan.

Bagaimana cara mengukur tinggi pohon kelapa tanpa memanjatnya? Caranya cukup dengan sebatang tongkat dan sinar matahari! Bayangan tongkat dan bayangan pohon membentuk dua segitiga yang sebangun. Dari perbandingannya, tinggi pohon bisa dihitung. Begitulah kesebangunan segitiga dipakai dalam kehidupan nyata.

Yang akan kamu pelajari

  • Menuliskan dan memasangkan sisi-sisi segitiga yang sebangun.
  • Mencari panjang sisi yang belum diketahui.
  • Menghitung perbandingan keliling dan luas segitiga sebangun.
  • Mengukur tinggi benda dengan memakai bayangan.

Segitiga sebangun

Kriteria Kesebangunan Segitiga
Gambar 1: Cara mengenali dua segitiga yang sebangun.

Segitiga ABCABC yang sebangun dengan segitiga DEFDEF ditulis △ABC∼△DEF\triangle ABC \sim \triangle DEF. Urutan hurufnya penting, karena menunjukkan pasangan yang bersesuaian: AA dengan DD, BB dengan EE, dan CC dengan FF. Jadi:

ABDE=BCEF=ACDF\frac{AB}{DE} = \frac{BC}{EF} = \frac{AC}{DF}

Seperti bangun sebangun lainnya, perbandingan keliling sama dengan perbandingan sisi, sedangkan perbandingan luas sama dengan kuadrat perbandingan sisi.

Langkah mencari sisi yang belum diketahui

  1. Pasangkan sisi-sisi yang bersesuaian berdasarkan urutan huruf.
  2. Cari skalanya dari sepasang sisi yang sama-sama diketahui.
  3. Kalikan sisi yang diketahui dengan skala itu, atau gunakan perkalian silang.

Mengukur tinggi dengan bayangan

Pada saat yang sama, sinar matahari jatuh dengan sudut yang sama ke semua benda. Akibatnya, tongkat beserta bayangannya dan pohon beserta bayangannya membentuk dua segitiga siku-siku yang sebangun:

tinggi pohonbayangan pohon=tinggi tongkatbayangan tongkat\frac{\text{tinggi pohon}}{\text{bayangan pohon}} = \frac{\text{tinggi tongkat}}{\text{bayangan tongkat}}

Kesalahan yang sering terjadi: memasangkan sisi yang tidak bersesuaian, misalnya tinggi tongkat dengan bayangan pohon. Supaya tidak tertukar, buatlah tabel kecil: kolom pertama untuk tongkat, kolom kedua untuk pohon, dan baris-barisnya untuk tinggi dan bayangan.

Contoh soal dan pembahasan

Contoh 1. △ABC∼△DEF\triangle ABC \sim \triangle DEF, dengan AB=6AB = 6, BC=8BC = 8, AC=10AC = 10, dan DE=9DE = 9. Tentukan EFEF dan DFDF.

Skalanya DEAB=96=32\frac{DE}{AB} = \frac{9}{6} = \frac{3}{2}. Jadi:

EF=8×32=12DF=10×32=15EF = 8 \times \frac{3}{2} = 12 \qquad DF = 10 \times \frac{3}{2} = 15

Contoh 2. Tongkat setinggi 1,51{,}5 m memiliki bayangan 2 m. Pada saat yang sama, bayangan sebuah pohon panjangnya 12 m. Berapa tinggi pohon itu?

tinggi pohon12=1,52⇒tinggi pohon=12×1,52=9 m\frac{\text{tinggi pohon}}{12} = \frac{1{,}5}{2} \quad\Rightarrow\quad \text{tinggi pohon} = 12 \times \frac{1{,}5}{2} = 9 \text{ m}

Contoh 3. △PQR∼△STU\triangle PQR \sim \triangle STU, dengan PQ=5PQ = 5 cm, luas △PQR=20\triangle PQR = 20 cm², dan ST=15ST = 15 cm. Berapa luas △STU\triangle STU?

Skalanya 155=3\frac{15}{5} = 3, jadi perbandingan luasnya 32=93^2 = 9. Luas △STU=9×20=180\triangle STU = 9 \times 20 = 180 cm².

Ayo berlatih

  1. △ABC∼△DEF\triangle ABC \sim \triangle DEF, dengan AB=4AB = 4 dan DE=10DE = 10. Berapa perbandingan sisinya?
  2. Perbandingan sisi dua segitiga sebangun adalah 3:43 : 4, dan luas segitiga kecil 27 cm². Berapa luas segitiga besar?
  3. Tiang setinggi 2 m memiliki bayangan 3 m. Pada saat yang sama, bayangan sebuah gedung panjangnya 24 m. Berapa tinggi gedung itu?
  4. △KLM∼△NOP\triangle KLM \sim \triangle NOP, dengan KL=6KL = 6 cm, LM=9LM = 9 cm, dan NO=10NO = 10 cm. Berapa panjang OPOP?
  5. Perbandingan sisi dua segitiga sebangun adalah 5:85 : 8, dan keliling segitiga kecil 40 cm. Berapa keliling segitiga besar?
Lihat jawaban
  1. 4:10=2:54 : 10 = 2 : 5.
  2. 27×169=4827 \times \frac{16}{9} = 48 cm².
  3. 24×23=1624 \times \frac{2}{3} = 16 m.
  4. Skalanya 106=53\frac{10}{6} = \frac{5}{3}, jadi OP=9×53=15OP = 9 \times \frac{5}{3} = 15 cm.
  5. 40×85=6440 \times \frac{8}{5} = 64 cm.

Cek pemahamanmu

  1. Apa syarat dua segitiga disebut sebangun?
  2. Jelaskan cara memakai bayangan untuk mengukur tinggi pohon.
  3. △ABC∼△DEF\triangle ABC \sim \triangle DEF, dengan AB=8AB = 8, DE=12DE = 12, dan BC=10BC = 10. Berapa panjang EFEF?
  4. Tongkat setinggi 1 m memiliki bayangan 1,61{,}6 m, dan bayangan sebuah menara panjangnya 40 m. Berapa tinggi menara itu?
  5. Perbandingan sisi dua segitiga sebangun adalah 3:73 : 7, dan luas segitiga kecil 18 cm². Berapa luas segitiga besar?
Lihat kunci jawaban
  1. Sudut-sudut yang bersesuaian sama besar, dan sisi-sisi yang bersesuaian sebanding.
  2. Ukur tinggi dan bayangan sebuah tongkat, lalu ukur bayangan pohon pada saat yang sama. Karena kedua segitiga sebangun, tinggi pohon = bayangan pohon ×\times (tinggi tongkat ÷ bayangan tongkat).
  3. 10×128=1510 \times \frac{12}{8} = 15.
  4. 40÷1,6=2540 \div 1{,}6 = 25 m.
  5. 18×499=9818 \times \frac{49}{9} = 98 cm².

Bagikan:

Materi ini dikembangkan dari Atiga, platform belajar matematika SMP.