Suhu di sebuah kota pagi ini . Siang harinya suhu naik . Berapa suhunya sekarang? Untuk menjawab pertanyaan seperti ini, kamu perlu tahu cara menjumlahkan bilangan bulat. Yuk, kita pelajari bersama.
Yang akan kamu pelajari
- Menjumlahkan dan mengurangkan bilangan bulat, baik dengan garis bilangan maupun dengan aturan tanda.
- Memakai sifat-sifat penjumlahan untuk mempermudah hitungan.
- Menyelesaikan soal cerita tentang suhu, kedalaman, tabungan, dan lantai gedung.
Menjumlahkan: melangkah di garis bilangan
Bayangkan kamu berdiri di garis bilangan:
- Menambah bilangan positif berarti melangkah ke kanan.
- Menambah bilangan negatif berarti melangkah ke kiri.
Contohnya, untuk menghitung , mulailah dari , lalu melangkah 5 kali ke kanan. Kamu akan berhenti di .
Kalau angkanya besar, menggambar garis bilangan jadi repot. Gunakan dua aturan ini:
- Tandanya sama: jumlahkan angkanya, lalu pakai tanda yang sama. Contoh: .
- Tandanya berbeda: kurangkan angka yang besar dengan yang kecil, lalu pakai tanda dari bilangan yang angkanya lebih besar. Contoh: , karena dan angka 9 bertanda negatif.
Mengurangkan: ubah menjadi penjumlahan
Ini rahasia yang membuat pengurangan jadi mudah: mengurangkan sebuah bilangan sama saja dengan menambahkan lawannya.
Akibatnya, mengurangkan bilangan negatif sama dengan menambah:
Jadi, setiap kali bertemu pengurangan, ubah dulu menjadi penjumlahan, lalu pakai aturan penjumlahan di atas.
Kesalahan yang sering terjadi: menghitung menjadi . Ingat, dua tanda minus yang bertemu berubah menjadi tambah: .
Sifat-sifat penjumlahan
Sifat-sifat berikut bisa membuat hitunganmu lebih cepat:
| Sifat | Bentuk umum | Contoh |
|---|---|---|
| Komutatif (urutan boleh ditukar) | ||
| Asosiatif (pengelompokan boleh diubah) | ||
| Identitas (ditambah nol tetap) | ||
| Invers (ditambah lawannya jadi nol) |
Hati-hati, sifat komutatif tidak berlaku untuk pengurangan. Hasil tidak sama dengan .
Contoh soal dan pembahasan
Contoh 1. Hitung .
Kedua bilangan bertanda negatif. Jumlahkan angkanya, , lalu pakai tanda negatif. Hasilnya .
Contoh 2. Hitung .
Tandanya berbeda. Kurangkan . Angka 8 lebih besar dan bertanda positif, jadi hasilnya .
Contoh 3. Hitung .
Ubah menjadi penjumlahan: . Tandanya berbeda, , dan angka 10 bertanda negatif. Hasilnya .
Contoh 4. Suhu di kota A pagi hari . Siang harinya suhu naik . Berapa suhunya sekarang?
“Naik” berarti ditambah: . Jadi suhunya sekarang .
Contoh 5. Tunjukkan bahwa .
- Ruas kiri: .
- Ruas kanan: .
Hasil kedua ruas sama, sesuai dengan sifat asosiatif.
Ayo berlatih
- Hitung .
- Seorang penyelam berada 25 meter di bawah permukaan laut, lalu naik 10 meter. Di kedalaman berapa dia sekarang?
- Suhu awal , turun , lalu naik . Berapa suhu akhirnya?
- Tabungan Rina Rp200.000. Ia mengambil Rp120.000, lalu menabung lagi Rp50.000. Berapa tabungannya sekarang?
- Apakah ? Tunjukkan hitungannya dan sebutkan sifat yang berlaku.
- Sebuah lift berada di lantai (basemen 2). Lift naik 5 lantai, lalu turun 3 lantai. Di lantai berapa lift itu sekarang?
Lihat jawaban
- , lalu .
- Posisi awal , naik berarti ditambah: . Jadi penyelam berada 15 meter di bawah permukaan laut.
- , lalu . Suhu akhirnya .
- , lalu . Tabungannya Rp130.000.
- dan . Hasilnya sama, sesuai dengan sifat komutatif.
- , lalu . Lift berada di lantai dasar (lantai ).
Cek pemahamanmu
- Berapa hasil ?
- Berapa hasil ?
- Sifat apa yang ditunjukkan oleh ?
- Suhu freezer . Saat listrik padam, suhunya naik . Berapa suhu freezer sekarang?
- Mengapa tidak sama dengan ?
Lihat kunci jawaban
- .
- .
- Sifat asosiatif.
- , jadi .
- Karena pengurangan tidak bersifat komutatif. , sedangkan . Hasilnya saling berlawanan.
Materi ini dikembangkan dari Atiga, platform belajar matematika SMP.