Lewati ke konten
Kelas VII · Bab 12 Rasio

B. Rasio Senilai dan Proporsi

Mengenali rasio yang senilai, menyusun proporsi, dan mencari nilai yang belum diketahui dengan perkalian silang.

Resep es buah untuk 4 orang membutuhkan 2 buah melon. Kalau ingin membuat untuk 8 orang, kamu tentu butuh 4 melon. Rasio 2:42 : 4 dan 4:84 : 8 sebenarnya sama, hanya angkanya yang berbeda. Rasio seperti ini disebut senilai, dan kesamaan dua rasio disebut proporsi.

Yang akan kamu pelajari

  • Memeriksa apakah dua rasio senilai.
  • Mencari nilai yang belum diketahui dalam proporsi.
  • Memakai jumlah bagian untuk menyelesaikan soal.

Rasio senilai

Rasio Senilai
Gambar 1: Rasio senilai didapat dengan mengalikan kedua bilangan dengan bilangan yang sama.

Dua rasio a:ba : b dan c:dc : d disebut senilai jika:

ab=cdataua×d=b×c\frac{a}{b} = \frac{c}{d} \quad\text{atau}\quad a \times d = b \times c

Cara kedua disebut perkalian silang. Rasio-rasio senilai bisa dibuat dengan mengalikan kedua bilangan dengan bilangan yang sama: 2:3=4:6=6:9=8:122 : 3 = 4 : 6 = 6 : 9 = 8 : 12, dan seterusnya.

Proporsi dan perkalian silang

Kesamaan dua rasio, misalnya 5:8=15:x5 : 8 = 15 : x, disebut proporsi. Kalau ada satu nilai yang belum diketahui, gunakan perkalian silang:

5×x=8×15⇒x=1205=245 \times x = 8 \times 15 \quad\Rightarrow\quad x = \frac{120}{5} = 24

Jumlah dan selisih yang tetap sebanding

Kalau a:b=c:da : b = c : d, maka jumlah atau selisih pasangan-pasangannya juga sebanding:

a:b=(a+c):(b+d)=(a−c):(b−d)a : b = (a + c) : (b + d) = (a - c) : (b - d)

Contohnya, 9:12=3:49 : 12 = 3 : 4, dan (9−3):(12−4)=6:8=3:4(9 - 3) : (12 - 4) = 6 : 8 = 3 : 4. Tetap sama!

Kesalahan yang sering terjadi: menggabungkan dua rasio tanpa menyamakan bagian yang sama. Kalau a:b=2:3a : b = 2 : 3 dan b:c=3:4b : c = 3 : 4, nilai bb di kedua rasio sudah sama (3), jadi a:c=2:4=1:2a : c = 2 : 4 = 1 : 2. Kalau nilai bb-nya berbeda, samakan dulu dengan mencari kelipatannya.

Contoh soal dan pembahasan

Contoh 1. Apakah 2:32 : 3 senilai dengan 4:64 : 6?

Perkalian silang: 2×6=122 \times 6 = 12 dan 3×4=123 \times 4 = 12. Hasilnya sama, jadi kedua rasio senilai.

Contoh 2. Usia kakak dan adik berbanding 4:34 : 3, dan jumlah usia mereka 35 tahun. Berapa usia masing-masing?

  • Jumlah bagian: 4+3=74 + 3 = 7.
  • Satu bagian: 35÷7=535 \div 7 = 5 tahun.
  • Usia kakak 4×5=204 \times 5 = 20 tahun, dan usia adik 3×5=153 \times 5 = 15 tahun.

Contoh 3. Tentukan xx agar 5:8=15:x5 : 8 = 15 : x.

5x=8×15=120⇒x=245x = 8 \times 15 = 120 \quad\Rightarrow\quad x = 24

Ayo berlatih

  1. Uang Rina dan Tuti berbanding 3:53 : 5. Rina menabung Rp6.000 dan Tuti Rp10.000. Apakah perbandingan tabungan mereka tetap 3:53 : 5?
  2. Jika a:b=2:3a : b = 2 : 3 dan b:c=3:4b : c = 3 : 4, berapa a:ca : c dalam bentuk paling sederhana?
  3. Tentukan xx agar 4:6=10:x4 : 6 = 10 : x.
  4. Perbandingan siswa putra dan putri adalah 3:43 : 4, dengan jumlah 63 siswa. Berapa siswa putri?
  5. Tentukan xx pada x:12=9:18x : 12 = 9 : 18.
Lihat jawaban
  1. Ya, karena 6.000:10.000=3:56.000 : 10.000 = 3 : 5.
  2. a:c=2:4=1:2a : c = 2 : 4 = 1 : 2.
  3. 4x=604x = 60, jadi x=15x = 15.
  4. Satu bagian 63÷7=963 \div 7 = 9, jadi siswa putri 4×9=364 \times 9 = 36.
  5. 18x=10818x = 108, jadi x=6x = 6.

Cek pemahamanmu

  1. Apakah 3:53 : 5 senilai dengan 9:159 : 15? Jelaskan dengan perkalian silang.
  2. Tentukan xx agar 7:4=21:x7 : 4 = 21 : x.
  3. Panjang dan lebar sebuah persegi panjang berbanding 5:35 : 3, dan kelilingnya 64 cm. Berapa panjang dan lebarnya?
  4. Tentukan xx pada x:6=10:12x : 6 = 10 : 12.
Lihat kunci jawaban
  1. Ya, karena 3×15=453 \times 15 = 45 dan 5×9=455 \times 9 = 45.
  2. 7x=847x = 84, jadi x=12x = 12.
  3. Panjang ditambah lebar adalah setengah keliling, yaitu 32 cm. Satu bagian 32÷8=432 \div 8 = 4 cm, jadi panjangnya 20 cm dan lebarnya 12 cm.
  4. 12x=6012x = 60, jadi x=5x = 5.

Bagikan:

Materi ini dikembangkan dari Atiga, platform belajar matematika SMP.