Memahami operasi aljabar bentuk akar melalui konsep, contoh, dan latihan mandiri.
Tujuan Pembelajaran
Gambar 1: Aturan penjumlahan akar sejenis dan sifat perkalian radikal.
Setelah mempelajari submateri ini, siswa diharapkan mampu:
Menjelaskan syarat penjumlahan dan pengurangan bentuk akar, yaitu harus sejenis (radikan sama).
Menjumlahkan atau mengurangkan bentuk akar yang belum sejenis dengan menyederhanakannya terlebih dahulu.
Melakukan perkalian dan pembagian bentuk akar, termasuk yang memiliki koefisien.
Materi
Penjumlahan dan Pengurangan Bentuk Akar
Bentuk akar hanya dapat dijumlahkan atau dikurangkan jika sejenis, yaitu memiliki bilangan yang sama di bawah tanda akar (radikan sama). Caranya seperti menjumlahkan suku sejenis pada bentuk aljabar: jumlahkan atau kurangkan koefisiennya, radikan tetap.
ac+bc=(a+b)cac−bc=(a−b)c
Misalnya 32+52=82. Namun, 2+3tidak dapat disederhanakan menjadi satu suku karena radikannya berbeda.
Jika bentuk akar tampak berbeda jenis, sederhanakan dahulu masing-masing bentuk akar. Setelah disederhanakan, mungkin saja radikannya menjadi sama sehingga bisa dijumlahkan:
8+18=22+32=52
Perkalian Bentuk Akar
a×b=a×b
Jika ada koefisien, kalikan koefisien dengan koefisien, dan bentuk akar dengan bentuk akar:
(ma)×(nb)=mna×b
Misalnya 23×45=815.
Pembagian Bentuk Akar
nbma=nmba
Contoh
Contoh 1:
Hitung 75−25.
Penyelesaian: Karena sejenis (radikan sama), koefisiennya langsung dikurangkan.
75−25=55
Contoh 2:
Hitung 12+27.
Penyelesaian: Sederhanakan dahulu masing-masing bentuk akar.
12=4×3=23,27=9×3=3312+27=23+33=53
Contoh 3:
Hitung 32×56.
Penyelesaian:32×56=1512=154×3=15×23=303
Contoh 4:
Hitung 251020.
Penyelesaian:251020=210520=54=5×2=10
Latihan
Hasil dari 63+23 adalah …
A. 83 B. 86 C. 123 D. 43
Hasil dari 50−8 adalah …
A. 42 B. 22 C. 32 D. 72
Sederhanakan 45+20.
Hitung 42×38.
Hitung 33648.
Seutas kawat sepanjang 45 m disambung dengan kawat lain sepanjang 25 m. Berapa total panjang kawat tersebut?
Jawab:
A. 63+23=83.
C. 50=52 dan 8=22, sehingga 52−22=32.
45=35 dan 20=25, sehingga 45+20=35+25=55.
42×38=1216=12×4=48.
33648=216=2×4=8.
45+25=65 m.
Kuis Formatif
Hitung 97−47.
Hitung 8+32.
Hitung 53×23.
Hitung 421218.
Jelaskan mengapa 2+3 tidak dapat disederhanakan menjadi satu suku.
Jawaban kunci:
57
8=22, 32=42, sehingga 22+42=62.
53×23=10×3=30
421218=39=3×3=9
Karena 2 dan 3 memiliki radikan yang berbeda dan tidak dapat disederhanakan menjadi radikan yang sama, keduanya bukan bentuk akar sejenis sehingga tidak bisa digabung menjadi satu suku.