Lewati ke konten
Kelas VII · Bab 2 Bilangan Rasional

A. Pengertian dan Bentuk Bilangan Rasional

Mengenal bilangan rasional dan tiga bentuknya: pecahan, desimal, dan persen.

“Setengah gelas air”, “diskon 25%”, “tinggi badan 1,5 meter”. Bilangan-bilangan seperti 12\frac{1}{2}, 25%25\%, dan 1,51{,}5 tidak termasuk bilangan bulat, tetapi sangat sering kita pakai. Semuanya termasuk keluarga besar yang disebut bilangan rasional.

Yang akan kamu pelajari

  • Memahami arti bilangan rasional dan bedanya dengan bilangan bulat.
  • Mengenali tiga bentuk bilangan rasional: pecahan, desimal, dan persen.
  • Membedakan desimal berhenti, desimal berulang, dan bilangan yang bukan rasional.
  • Menuliskan bilangan rasional dari situasi sehari-hari.

Apa itu bilangan rasional?

Bilangan rasional adalah bilangan yang bisa ditulis sebagai pecahan ab\frac{a}{b}, dengan aa dan bb bilangan bulat dan b≠0b \neq 0.

Kata kuncinya adalah bisa ditulis sebagai pecahan. Jadi, walaupun bentuknya desimal atau persen, selama bisa diubah menjadi pecahan, bilangan itu tetap rasional.

Bentuk-Bentuk Bilangan Rasional
Gambar 1: Pecahan, desimal, dan persen adalah tiga wajah bilangan rasional.
Bentuk Contoh Ditulis sebagai pecahan
Pecahan biasa 34\frac{3}{4}, −57\frac{-5}{7} sudah berbentuk pecahan
Bilangan bulat 22, −6-6 21\frac{2}{1}, −61\frac{-6}{1}
Desimal 0,50{,}5, −1,25-1{,}25 12\frac{1}{2}, −54-\frac{5}{4}
Persen 75%75\% 75100=34\frac{75}{100} = \frac{3}{4}

Dari tabel itu terlihat bahwa semua bilangan bulat juga bilangan rasional, karena setiap bilangan bulat bisa ditulis dengan penyebut 1.

Pecahan campuran

Pecahan campuran terdiri atas bagian bulat dan bagian pecahan, misalnya 2132\frac{1}{3} (dibaca “dua sepertiga”). Untuk mengubahnya menjadi pecahan biasa, kalikan bagian bulat dengan penyebut, lalu tambahkan pembilangnya:

abc=(a×c)+bca\frac{b}{c} = \frac{(a \times c) + b}{c}

Contohnya, 213=(2×3)+13=732\frac{1}{3} = \frac{(2 \times 3) + 1}{3} = \frac{7}{3}.

Desimal berhenti dan desimal berulang

Kalau sebuah pecahan diubah menjadi desimal, hasilnya bisa berupa salah satu dari dua jenis ini:

  • Desimal berhenti: angka di belakang koma ada ujungnya. Contohnya 34=0,75\frac{3}{4} = 0{,}75.
  • Desimal berulang: angka di belakang koma tidak berhenti, tetapi membentuk pola yang berulang. Contohnya 13=0,333…\frac{1}{3} = 0{,}333\ldots dan 16=0,1666…\frac{1}{6} = 0{,}1666\ldots

Keduanya termasuk bilangan rasional. Lalu, bagaimana dengan desimal yang tidak berhenti dan tidak berpola, seperti π=3,14159…\pi = 3{,}14159\ldots atau 2=1,41421…\sqrt{2} = 1{,}41421\ldots? Bilangan seperti itu tidak bisa ditulis sebagai pecahan, jadi bukan bilangan rasional.

Kesalahan yang sering terjadi: mengira π\pi sama dengan 227\frac{22}{7}. Sebenarnya 227\frac{22}{7} hanya pendekatan nilai π\pi agar mudah dihitung. Nilai π\pi yang sebenarnya bukan bilangan rasional.

Hubungan antarhimpunan bilangan

Bilangan asli (N\mathbb{N}), bilangan bulat (Z\mathbb{Z}), dan bilangan rasional (Q\mathbb{Q}) saling bersarang seperti boneka susun:

N⊂Z⊂Q\mathbb{N} \subset \mathbb{Z} \subset \mathbb{Q}

Artinya, setiap bilangan asli pasti bilangan bulat, dan setiap bilangan bulat pasti bilangan rasional. Dalam notasi himpunan, bilangan rasional ditulis:

Q={ab  |  a,b∈Z, b≠0}\mathbb{Q} = \left\{\frac{a}{b} \;\middle|\; a, b \in \mathbb{Z},\ b \neq 0\right\}

Contoh soal dan pembahasan

Contoh 1. Apakah bilangan berikut termasuk bilangan rasional? a. −6-6 b. 0,333…0{,}333\ldots c. 5\sqrt{5}

  • a. −6=−61-6 = \frac{-6}{1}, jadi rasional.
  • b. 0,333…=130{,}333\ldots = \frac{1}{3}, jadi rasional.
  • c. 5=2,2360…\sqrt{5} = 2{,}2360\ldots tidak berhenti dan tidak berpola, sehingga tidak bisa ditulis sebagai pecahan. Jadi bukan rasional.

Contoh 2. Ubah 3253\frac{2}{5} menjadi pecahan biasa.

325=(3×5)+25=1753\frac{2}{5} = \frac{(3 \times 5) + 2}{5} = \frac{17}{5}

Contoh 3. Apakah 56\frac{5}{6} menghasilkan desimal berhenti atau berulang?

Bagi 5 dengan 6: 56=0,8333…\frac{5}{6} = 0{,}8333\ldots Angka 3 terus berulang, jadi termasuk desimal berulang.

Ayo berlatih

  1. Tuliskan 25\frac{2}{5} dalam bentuk desimal dan persen.
  2. Tuliskan 120%120\% sebagai pecahan paling sederhana.
  3. Mana yang bukan bilangan rasional: 0,80{,}8, −7-7, 92\frac{9}{2}, atau 3\sqrt{3}?
  4. Ubah 1341\frac{3}{4} menjadi pecahan biasa.
  5. Apakah 711\frac{7}{11} menghasilkan desimal berhenti atau berulang? Tuliskan tiga angka pertama di belakang koma.
  6. Apakah −8-8 termasuk anggota N\mathbb{N}, Z\mathbb{Z}, atau Q\mathbb{Q}?
Lihat jawaban
  1. 25=410=0,4=40%\frac{2}{5} = \frac{4}{10} = 0{,}4 = 40\%.
  2. 120%=120100=65120\% = \frac{120}{100} = \frac{6}{5}.
  3. 3\sqrt{3}, karena desimalnya tidak berhenti dan tidak berpola.
  4. 134=(1×4)+34=741\frac{3}{4} = \frac{(1 \times 4) + 3}{4} = \frac{7}{4}.
  5. 711=0,636363…\frac{7}{11} = 0{,}636363\ldots, desimal berulang dengan pola “63”. Tiga angka pertamanya 66, 33, 66.
  6. −8-8 bukan anggota N\mathbb{N} karena negatif, tetapi termasuk anggota Z\mathbb{Z} dan Q\mathbb{Q}.

Cek pemahamanmu

  1. Ubah 2382\frac{3}{8} menjadi pecahan biasa.
  2. Apakah 0,450{,}45 termasuk desimal berhenti atau berulang?
  3. Benar atau salah: semua bilangan bulat adalah bilangan rasional. Jelaskan.
  4. Mana yang termasuk bilangan rasional, 9\sqrt{9} atau 7\sqrt{7}? Jelaskan.
Lihat kunci jawaban
  1. (2×8)+38=198\frac{(2 \times 8) + 3}{8} = \frac{19}{8}.
  2. Desimal berhenti.
  3. Benar. Setiap bilangan bulat aa bisa ditulis sebagai a1\frac{a}{1}.
  4. 9=3=31\sqrt{9} = 3 = \frac{3}{1}, jadi rasional. Sementara 7=2,6457…\sqrt{7} = 2{,}6457\ldots tidak berhenti dan tidak berpola, jadi bukan rasional.

Bagikan:

Materi ini dikembangkan dari Atiga, platform belajar matematika SMP.