Lewati ke konten
Kelas IX · Bab 1 Transformasi

C. Rotasi

Memahami rotasi melalui konsep, contoh, dan latihan mandiri.

Tujuan Pembelajaran

Rotasi Geometri
Gambar 1: Perubahan posisi titik koordinat oleh rotasi sudut tertentu.
  1. Siswa dapat menjelaskan pengertian rotasi (perputaran).
  2. Siswa dapat menentukan bayangan titik hasil rotasi terhadap titik pusat O(0,0)O(0,0) untuk sudut 90°90°, 180°180°, dan 270°270°.
  3. Siswa dapat menerapkan rotasi pada bangun datar sederhana.

Materi

Konsep Rotasi (Perputaran)

Rotasi adalah transformasi geometri yang memutar setiap titik terhadap suatu titik pusat tertentu sejauh sudut rotasi tertentu, searah atau berlawanan arah jarum jam. Bentuk dan ukuran bangun tidak berubah.

Rotasi berlawanan arah jarum jam dianggap positif, sedangkan searah jarum jam dianggap negatif (atau setara dengan rotasi berlawanan arah jarum jam sebesar 360°360° dikurangi sudutnya).

Aturan Bayangan Titik terhadap Pusat O(0,0)O(0,0)

Rotasi (berlawanan arah jarum jam) Bayangan
90°90° (x,y)→(−y,x)(x,y) \to (-y,x)
180°180° (x,y)→(−x,−y)(x,y) \to (-x,-y)
270°270° (x,y)→(y,−x)(x,y) \to (y,-x)

Catatan: rotasi 270°270° berlawanan arah jarum jam sama hasilnya dengan rotasi 90°90° searah jarum jam.

Contoh

Contoh 1: Tentukan bayangan titik A(4,2)A(4,2) oleh rotasi 90°90° berlawanan arah jarum jam terhadap OO.

Penyelesaian: A′(−2,4)A'(-2,4) (menggunakan aturan (x,y)→(−y,x)(x,y)\to(-y,x)).

Contoh 2: Tentukan bayangan titik B(3,−5)B(3,-5) oleh rotasi 180°180° terhadap OO.

Penyelesaian: B′(−3,5)B'(-3,5) (menggunakan aturan (x,y)→(−x,−y)(x,y)\to(-x,-y)).

Contoh 3: Tentukan bayangan titik C(6,1)C(6,1) oleh rotasi 270°270° berlawanan arah jarum jam terhadap OO.

Penyelesaian: C′(1,−6)C'(1,-6) (menggunakan aturan (x,y)→(y,−x)(x,y)\to(y,-x)).

Latihan

  1. Tentukan bayangan titik P(5,3)P(5,3) oleh rotasi 90°90° berlawanan arah jarum jam terhadap OO.

  2. Tentukan bayangan titik Q(−4,7)Q(-4,7) oleh rotasi 180°180° terhadap OO.

  3. Bayangan titik (2,9)(2,9) oleh rotasi 270°270° berlawanan arah jarum jam terhadap OO adalah ….

    A. (9,2)(9,2) B. (9,−2)(9,-2) C. (−9,2)(-9,2) D. (−9,−2)(-9,-2)

  4. Tentukan bayangan titik R(−6,−3)R(-6,-3) oleh rotasi 90°90° berlawanan arah jarum jam terhadap OO.

  5. Segitiga ABCABC dengan A(2,1)A(2,1), B(5,1)B(5,1), C(3,4)C(3,4) dirotasi 180°180° terhadap OO. Tentukan koordinat bayangan ketiga titik tersebut.

  6. Jelaskan hubungan antara rotasi 270°270° berlawanan arah jarum jam dan rotasi 90°90° searah jarum jam.

Jawab:

  1. P′(−3,5)P'(-3,5).
  2. Q′(4,−7)Q'(4,-7).
  3. B. (9,−2)(9,-2).
  4. R′(3,−6)R'(3,-6).
  5. A′(−2,−1)A'(-2,-1), B′(−5,−1)B'(-5,-1), C′(−3,−4)C'(-3,-4).
  6. Keduanya menghasilkan bayangan yang sama persis, karena rotasi 270°270° berlawanan arah jarum jam menempuh 34\frac{3}{4} putaran satu arah, yang secara posisi akhir sama dengan menempuh 14\frac{1}{4} putaran (90°90°) ke arah berlawanan.

Kuis Formatif

  1. Sebutkan aturan bayangan titik (x,y)(x,y) oleh rotasi 90°90° berlawanan arah jarum jam terhadap OO.
  2. Tentukan bayangan titik K(7,−2)K(7,-2) oleh rotasi 180°180° terhadap OO.
  3. Tentukan bayangan titik L(−3,8)L(-3,8) oleh rotasi 270°270° berlawanan arah jarum jam terhadap OO.
  4. Tentukan bayangan titik M(1,−9)M(1,-9) oleh rotasi 90°90° berlawanan arah jarum jam terhadap OO.
  5. Jelaskan mengapa bentuk dan ukuran bangun tidak berubah setelah dirotasi.

Jawaban kunci:

  1. (x,y)→(−y,x)(x,y) \to (-y,x).
  2. K′(−7,2)K'(-7,2).
  3. L′(8,3)L'(8,3).
  4. M′(9,1)M'(9,1).
  5. Karena rotasi hanya mengubah posisi (memutar) setiap titik pada jarak yang tetap dari pusat rotasi, sehingga jarak antar titik pada bangun (yang menentukan bentuk dan ukuran) tidak berubah.

Bagikan:

Materi ini dikembangkan dari Atiga, platform belajar matematika SMP.