Lewati ke konten
Kelas VIII · Bab 7 Teorema Pythagoras

B. Menghitung Panjang Sisi

Memahami menghitung panjang sisi melalui konsep, contoh, dan latihan mandiri.

Tujuan Pembelajaran

Menghitung Sisi Pythagoras
Gambar 1: Tiga variasi bentuk rumus untuk menghitung masing-masing sisi segitiga siku-siku.
  1. Siswa dapat menghitung panjang sisi miring (hipotenusa) suatu segitiga siku-siku.
  2. Siswa dapat menghitung panjang salah satu sisi siku-siku jika sisi lain dan sisi miring diketahui.
  3. Siswa dapat menyelesaikan soal kontekstual menggunakan Teorema Pythagoras.

Materi

Rumus Dasar

Untuk segitiga siku-siku dengan sisi siku-siku aa dan bb, serta sisi miring (hipotenusa) cc:

a2+b2=c2a^2+b^2=c^2

Tiga bentuk rumus turunan

  • Mencari sisi miring: c=a2+b2c=\sqrt{a^2+b^2}
  • Mencari salah satu sisi siku-siku: a=c2−b2a=\sqrt{c^2-b^2} atau b=c2−a2b=\sqrt{c^2-a^2}

Langkah menyelesaikan soal

  1. Identifikasi sisi mana yang diketahui dan sisi mana yang dicari (perhatikan sisi miring selalu berhadapan dengan sudut siku-siku, dan merupakan sisi TERPANJANG).
  2. Pilih rumus yang sesuai.
  3. Hitung dan sederhanakan bentuk akar jika perlu.

Contoh

Contoh 1 (mencari sisi miring): Segitiga siku-siku memiliki sisi siku-siku 99 cm dan 1212 cm. Tentukan sisi miringnya.

Penyelesaian: c=92+122=81+144=225=15c=\sqrt{9^2+12^2}=\sqrt{81+144}=\sqrt{225}=15 cm.

Contoh 2 (mencari sisi siku-siku): Segitiga siku-siku memiliki sisi miring 1717 cm dan salah satu sisi siku-siku 88 cm. Tentukan panjang sisi siku-siku yang lain.

Penyelesaian: a=172−82=289−64=225=15a=\sqrt{17^2-8^2}=\sqrt{289-64}=\sqrt{225}=15 cm.

Contoh 3 (hasil bentuk akar): Segitiga siku-siku memiliki sisi siku-siku 44 cm dan 66 cm. Tentukan sisi miringnya.

Penyelesaian: c=42+62=16+36=52=4×13=213c=\sqrt{4^2+6^2}=\sqrt{16+36}=\sqrt{52}=\sqrt{4\times13}=2\sqrt{13} cm (karena 5252 bukan bilangan kuadrat sempurna, hasilnya berbentuk akar).

Latihan

  1. Segitiga siku-siku memiliki sisi siku-siku 66 cm dan 88 cm. Tentukan sisi miringnya.

  2. Segitiga siku-siku memiliki sisi miring 2525 cm dan salah satu sisi siku-siku 77 cm. Tentukan sisi siku-siku yang lain.

  3. Segitiga siku-siku memiliki sisi siku-siku 55 cm dan 1212 cm. Sisi miringnya adalah ….

    A. 1111 cm B. 1313 cm C. 1515 cm D. 1717 cm

  4. Segitiga siku-siku memiliki sisi miring 2020 cm dan salah satu sisi siku-siku 1212 cm. Tentukan sisi siku-siku yang lain.

  5. Segitiga siku-siku memiliki sisi siku-siku 33 cm dan 55 cm. Tentukan sisi miringnya (boleh dalam bentuk akar).

  6. Sebuah tangga sepanjang 1010 meter disandarkan pada dinding tegak lurus. Jika jarak kaki tangga ke dinding adalah 66 meter, berapa tinggi ujung tangga pada dinding?

Jawab:

  1. c=62+82=36+64=100=10c=\sqrt{6^2+8^2}=\sqrt{36+64}=\sqrt{100}=10 cm.
  2. a=252−72=625−49=576=24a=\sqrt{25^2-7^2}=\sqrt{625-49}=\sqrt{576}=24 cm.
  3. B. c=52+122=25+144=169=13c=\sqrt{5^2+12^2}=\sqrt{25+144}=\sqrt{169}=13 cm.
  4. a=202−122=400−144=256=16a=\sqrt{20^2-12^2}=\sqrt{400-144}=\sqrt{256}=16 cm.
  5. c=32+52=9+25=34c=\sqrt{3^2+5^2}=\sqrt{9+25}=\sqrt{34} cm (bukan kuadrat sempurna, tetap dalam bentuk akar).
  6. h=102−62=100−36=64=8h=\sqrt{10^2-6^2}=\sqrt{100-36}=\sqrt{64}=8 meter.

Kuis Formatif

  1. Tuliskan rumus dasar Teorema Pythagoras.
  2. Segitiga siku-siku memiliki sisi siku-siku 1010 cm dan 2424 cm. Tentukan sisi miringnya.
  3. Segitiga siku-siku memiliki sisi miring 1515 cm dan salah satu sisi siku-siku 99 cm. Tentukan sisi siku-siku yang lain.
  4. Segitiga siku-siku memiliki sisi siku-siku 22 cm dan 33 cm. Tentukan sisi miringnya (boleh dalam bentuk akar).
  5. Mengapa sisi miring (hipotenusa) selalu merupakan sisi terpanjang pada segitiga siku-siku?

Jawaban kunci:

  1. a2+b2=c2a^2+b^2=c^2, dengan cc sisi miring.
  2. c=102+242=100+576=676=26c=\sqrt{10^2+24^2}=\sqrt{100+576}=\sqrt{676}=26 cm.
  3. b=152−92=225−81=144=12b=\sqrt{15^2-9^2}=\sqrt{225-81}=\sqrt{144}=12 cm.
  4. c=22+32=4+9=13c=\sqrt{2^2+3^2}=\sqrt{4+9}=\sqrt{13} cm.
  5. Karena sisi miring berhadapan dengan sudut terbesar (sudut siku-siku 90°90°), dan pada segitiga apa pun, sisi terpanjang selalu berhadapan dengan sudut terbesar.

Bagikan:

Materi ini dikembangkan dari Atiga, platform belajar matematika SMP.