Lewati ke konten
Kelas VIII · Bab 7 Teorema Pythagoras

H. Penerapan dan Asesmen

Memahami penerapan dan asesmen melalui konsep, contoh, dan latihan mandiri.

Tujuan Pembelajaran

Asesmen Jenis Segitiga
Gambar 1: Uji kebenaran kuadrat sisi untuk menentukan jenis sudut segitiga.
  1. Siswa dapat menggabungkan seluruh konsep Teorema Pythagoras (panjang sisi, tripel, segitiga istimewa, jarak koordinat) dalam satu penyelesaian masalah.
  2. Siswa dapat menyelesaikan masalah kontekstual yang lebih kompleks menggunakan Teorema Pythagoras.
  3. Siswa dapat memeriksa kewajaran jawaban menggunakan tripel Pythagoras atau estimasi.

Materi

Strategi menyelesaikan masalah gabungan

  1. Gambar sketsa sederhana dari situasi soal untuk mengenali segitiga siku-siku yang terbentuk.
  2. Tentukan sisi mana yang diketahui dan yang dicari.
  3. Periksa apakah angkanya cocok dengan tripel Pythagoras (misalnya kelipatan 3,4,53,4,5 atau 5,12,135,12,13) untuk mempercepat perhitungan.
  4. Jika sudut segitiga istimewa (30°30°-60°60°-90°90° atau 45°45°-45°45°-90°90°) terlibat, gunakan perbandingan sisi istimewa.
  5. Hitung dan periksa kewajaran jawaban (misalnya sisi miring harus lebih panjang dari sisi siku-siku).

Contoh

Contoh 1 (gabungan sisi & tripel): Sebuah perahu menyeberang sungai lurus ke arah tegak lurus arus sejauh 2020 m, tetapi karena arus, perahu terdorong sejauh 1515 m searah arus. Tentukan jarak akhir perahu dari titik keberangkatan.

Penyelesaian: Karena kedua arah saling tegak lurus, ini membentuk segitiga siku-siku dengan sisi 1515 dan 2020 (kelipatan tripel 3,4,53,4,5: 15=3×515=3\times5, 20=4×520=4\times5). Jarak =5×5=25=5\times5=25 m.

Contoh 2 (gabungan segitiga istimewa & koordinat): Titik A(0,0)A(0,0) dan titik B(7,7)B(7,7) pada bidang koordinat. Tentukan jarak ABAB, lalu jelaskan mengapa segitiga bantu yang terbentuk adalah segitiga 45°-45°-90°.

Penyelesaian:

  • d=(7−0)2+(7−0)2=49+49=98=72d=\sqrt{(7-0)^2+(7-0)^2}=\sqrt{49+49}=\sqrt{98}=7\sqrt{2}.
  • Segitiga bantu memiliki sisi siku-siku 77 dan 77 (selisih xx dan yy sama besar), sehingga merupakan segitiga siku-siku sama kaki (45°-45°-90°), sesuai dengan hasil d=72d=7\sqrt{2} yang mengikuti perbandingan s2s\sqrt{2}.

Contoh 3 (masalah kompleks): Sebuah tiang bendera setinggi hh meter akan didirikan. Seutas tali penyangga dipasang dari puncak tiang ke tanah sejauh 99 m dari kaki tiang, dan panjang tali tersebut 1515 m. Tentukan tinggi tiang bendera, lalu periksa apakah angkanya membentuk tripel Pythagoras.

Penyelesaian: h=152−92=225−81=144=12h=\sqrt{15^2-9^2}=\sqrt{225-81}=\sqrt{144}=12 m. Angka 9,12,159,12,15 adalah kelipatan 3 dari tripel dasar (3,4,5)(3,4,5), sehingga jawaban sudah sesuai pola tripel Pythagoras (masuk akal).

Latihan

  1. Dua jalan saling tegak lurus. Andi berjalan 99 km ke utara lalu 1212 km ke timur. Tentukan jarak lurus Andi dari titik awal.

  2. Titik P(1,2)P(1,2) dan Q(9,8)Q(9,8). Tentukan jarak PQPQ.

  3. Sebuah tangga sepanjang 1010 m disandarkan pada tembok, kaki tangga berjarak 66 m dari tembok. Tinggi tangga pada tembok adalah ….

    A. 66 m B. 77 m C. 88 m D. 99 m

  4. Segitiga siku-siku sama kaki memiliki sisi miring 10210\sqrt{2} cm. Tentukan luas segitiga tersebut.

  5. Sebuah kapal berlayar 2424 mil ke arah timur, lalu berbelok tegak lurus sejauh 77 mil ke arah utara. Tentukan jarak kapal dari titik keberangkatan, lalu periksa apakah angkanya tripel Pythagoras.

  6. Segitiga sama sisi memiliki tinggi 636\sqrt{3} cm. Tentukan panjang sisi segitiga tersebut. (Petunjuk: gunakan perbandingan istimewa 30°-60°-90°.)

Jawab:

  1. 92+122=81+144=225=15\sqrt{9^2+12^2}=\sqrt{81+144}=\sqrt{225}=15 km (tripel 9,12,159,12,15, kelipatan 3 dari 3,4,53,4,5).
  2. d=(9−1)2+(8−2)2=64+36=100=10d=\sqrt{(9-1)^2+(8-2)^2}=\sqrt{64+36}=\sqrt{100}=10.
  3. C. 102−62=100−36=64=8\sqrt{10^2-6^2}=\sqrt{100-36}=\sqrt{64}=8 m.
  4. Karena c=s2=102c=s\sqrt{2}=10\sqrt{2}, maka s=10s=10 cm. Luas =12×10×10=50=\frac{1}{2}\times10\times10=50 cm².
  5. 242+72=576+49=625=25\sqrt{24^2+7^2}=\sqrt{576+49}=\sqrt{625}=25 mil. Angka 7,24,257,24,25 adalah tripel Pythagoras dasar.
  6. Tinggi =s3=s\sqrt{3} pada perbandingan 30°-60°-90° dengan sisi terpendek =sisi segitiga sama sisi2=\frac{\text{sisi segitiga sama sisi}}{2}. Karena tinggi =63=6\sqrt{3}, sisi terpendek =6=6, sehingga sisi segitiga sama sisi =2×6=12=2\times6=12 cm.

Kuis Formatif

  1. Sebutkan langkah strategi menyelesaikan masalah gabungan Teorema Pythagoras.
  2. Dua jalan tegak lurus. Budi berjalan 88 km ke barat lalu 1515 km ke selatan. Tentukan jarak lurus Budi dari titik awal.
  3. Titik M(−2,1)M(-2,1) dan N(4,9)N(4,9). Tentukan jarak MNMN.
  4. Segitiga siku-siku sama kaki memiliki sisi siku-siku 626\sqrt{2} cm. Tentukan panjang sisi miringnya.
  5. Mengapa memeriksa apakah suatu hasil termasuk tripel Pythagoras dapat membantu memastikan kewajaran jawaban?

Jawaban kunci:

  1. Gambar sketsa, tentukan sisi diketahui/dicari, periksa kecocokan dengan tripel Pythagoras, gunakan perbandingan istimewa jika ada sudut 30°30°-60°60°-90°90°/45°45°-45°45°-90°90°, lalu hitung dan periksa kewajaran.
  2. 82+152=64+225=289=17\sqrt{8^2+15^2}=\sqrt{64+225}=\sqrt{289}=17 km.
  3. d=(4−(−2))2+(9−1)2=36+64=100=10d=\sqrt{(4-(-2))^2+(9-1)^2}=\sqrt{36+64}=\sqrt{100}=10.
  4. c=62×2=6×2=12c=6\sqrt{2}\times\sqrt{2}=6\times2=12 cm.
  5. Karena jika hasil perhitungan cocok dengan pola tripel Pythagoras yang sudah dikenal (misalnya kelipatan 3,4,53,4,5 atau 5,12,135,12,13), itu menjadi indikasi kuat bahwa perhitungan sudah benar, sehingga bisa dipakai sebagai langkah pemeriksaan cepat.

Bagikan:

Materi ini dikembangkan dari Atiga, platform belajar matematika SMP.